PEMERINTAH Siapkan 10 Proyek Waste to Energy

- Penulis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 23:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (14/10/2025), terkait hasil kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke KTT Perdamaian Gaza di Mesir. (ANTARA/Andi Firdaus)

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (14/10/2025), terkait hasil kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke KTT Perdamaian Gaza di Mesir. (ANTARA/Andi Firdaus)

SuarIndonesia — Pemerintah menyiapkan 10 proyek Waste to Energy atau pengelolaan sampah menjadi sumber energi, salah satunya menyasar Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, berdasarkan hasil rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto selepas lawatan ke Mesir di ruang VVIP Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (14/10/2025).

Waste to Energy ini sudah siap dibangun di 10 titik, termasuk di Bantargebang,” katanya seusai ratas di Lanud Halim Perdanakusuma.

Ia menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima laporan dari CEO Danantara Rosan Roeslani mengenai perkembangan proyek waste to energy tersebut.

Prasetyo menjelaskan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menangani persoalan sampah di daerah dengan volume harian di atas 1.000 ton.

Baca Juga :   BULOG Dapat Tambahan Anggaran Rp5 Triliun Bangun 100 Gudang

Ia mengatakan program tersebut direncanakan akan dibangun di 34 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah, tahun ini Danantara dapat mencari skema sehingga penanganan terhadap masalah sampah, terutama di 34 kabupaten dan kota bisa ditanggulangi,” ujar Prasetyo.

Selain laporan mengenai proyek waste to energy, kata Prasetyo, Rosan juga menyampaikan perkembangan realisasi obligasi patriot (patriot bond) sebagai instrumen investasi nasional yang tengah digarap pemerintah, salah satunya untuk menangani masalah sampah.

“Realisasinya sesuai dengan target dan nilainya di atas Rp50 triliun,” kata Prasetyo, dilansir dari AntaraNews.

Ia menambahkan bahwa pemerintah tidak berencana menggelar seremoni khusus atau acara peluncuran untuk proyek tersebut. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf
SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus
PUNCAK HAJI: Pemerintah Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina
KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara
KEMENHUT Tahan Tersangka Penyelundup 3 Ton Sisik Trenggiling
BGN Tangguhkan 1.152 SPPG Wujud tak Ada Kompromi untuk Standar MBG
JEMAAH Diimbau Siapkan Stamina Hadapi Rute Mina ke Jamarat
SEMBILAN WNI Korban Penahanan Israel Kembali ke Tanah Air

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:37

SEPAKAT Bentuk Pansus, DPRD Kalsel : Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:28

AKSI RATUSAN SOPIR Truk Menuntut Ketersediaan Solar Bersubsidi di DPRD Tabalong

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:13

PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:37

SPN POLDA KALSEL Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:22

TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:54

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca