SuarIndonesia -Pemenang lelang, siap lanjutkan garap pembangunan Jembatan Pulau Kalimantan-Pulau Laut, tahun ini.
Pengerjaan telah melalui tahap lelang dan pemenangnya sudah diketahui yakni PT Pembangunan Perumahan untuk sisi Tanah Bumbu dengan nilai kontrak Rp 290 miliar. Sedangkan PT Hutama Karya untuk sisi Kotabaru dengan nilai kontrak Rp 424,2 miliar.
Dari ini pula menurut keterangan, Kamis (26/6/2025), Pemprov Kalsel bersama Pemkab Tanah Bumbu dan Kotabaru telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 750 miliar.
Untuk membangun jembatan pendekat sisi Tanah Bumbu dan Kotabaru. “Lanjutan pengerjaan jembatan baru berkontrak dengan rekanan baru (penyedia) pada masing-masing sisi,” jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, M. Yasin Toyib, melalui Plt. Kepala Bidang Bina Marga, Robby Cahyadi.
Ia mengakui alokasi anggaran tahun ini masih sama dengan skema sebelumnya. Kolaborasi antara tiga pemerintah daerah.“Pemprov Kalsel Rp 550 miliar dan masing-masing kabupaten Rp 100 miliar,” jelasnya.
Pemprov Kalsel menargetkan pembangunan Jembatan penghubung Pulau Laut Pulau Kalimantan akan selesai pada tahun 2028.
Pemprov bersama dua pemda lainnya menggarap pembangunan jembatan pendekat dan jalan akses. Sementara bagian bentang tengah jembatan yang memiliki panjang sekitar 500 meter.
Pembangunannya oleh pemerintah pusat dengan alokasi anggaran mencapai Rp 3 triliun. Total anggaran pembangunan jembatan ini diperkirakan sekitar Rp 5,9 triliun.
Pada tahun 2024, tiga pemda juga secara kolaboratif mengalokasikan anggaran. Pemkab Tanbu dan Kotabaru masing-masing Rp 100 miliar dan Pemprov Kalsel Rp 300 miliar.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanah Bumbu, Muhammad Ramdhan Mubarak, mengatakan pengerjaan seluruhnya menjadi domain Dinas PUPR Provinsi Kalsel.
Ia menyebut, Pemkab Tanah Bumbu juga menganggarkan Rp 100 miliar pertahun untuk mendukung pembangunan jembatan ini.”Anggaran di Bappeda,” ujarnya.
Terkait jalan menuju masuk jembatan, Muhammad Ramdhan menjelaskan, pembangunan jalan tersebut juga pengerjaan oleh PUPR Provinsi. (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















