SuarIndonesia – Awal tahun 2023 tren kepatuhan wajib pajak di UPPD Samsat Martapura cukup positif.
Hal itu diakui Kepala UPPD Samsat Martapura, Zulkifli, Rabu (15/3/2023).
“Tren kepatuhan terhadap pajak keliatannya bagus. Pelayan di Samsat sampai 200an orang per hari, sebelumnya hanya 100an orang per hari.
Alhamdulillah ada peningkatan, karena mungkin membaiknya ekonomi masyarakat pascapandemi,” ujar Zulkifli.
Ia mengakui tahun 2020 sampai awal 2022 pembayaran pajak sedikit menurun pengaruh pandemi.
Hal itu tidak terlepas dari pandemi covid yang berpengaruh terhadap perekonomian.
“Awal 2023 trennya bagus dibanding 2020 sampai 2022. Dulu jumlah capauan perbulan Rp 4 miliar sampai Rp 5 miliar tahun lalu.
Tahun ini bulan Januari 7,3 miliar dan Februari Rp 7,4 miliar untuk pajak kendaraan bermotor (PKB).
Begitu juga bea balik nama kendaraan bermotor sekitar 6 miliar per bulan,” bebernya.
Zulkifli menguraikan, hingga 28 Februari 2023 tadi pendapatan dari PKB sebesar Rp 14,7 miliar dari target Rp 94,9 miliar per tahun.
Persentasenya 15 persen dari target tahunan. Kemudian, capaian BBNKB Rp 12,8 miliar dengan target tahunan Rp 65 miliar. Persentase capaian 19,6 persen.
“Pajak air permukaan (PAP) yang capaiannya masih rendah,” kata Zulkifli.
Capaian PAP baru Rp 157 jutaan dari target Rp8 miliar atau persentase 2 persen.
Diakui Zulkifli, dari 3 komponen penerimaan, hanya 2 yang di atas anggaran kas penerimaan (AKP). Setiap tahun AKP ditetapkan. Triwulan sebesar 15 persen dari target.
“Insyaallah di akhir Maret melebihi yang dicapai, terutama PKB di atas 20 persen dan BBNKB sampai 25 persen,” urainya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















