PEMASARAN Kain Sasirangan Tujuannya Go Internasional

- Penulis

Rabu, 17 Februari 2021 - 03:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Barenlitbangda) menggelar diskusi Pengembangan Modal Pembinaan Pelaku UMKM Sasirangan Kota Banjarmasin secara online dan offline di Aula Barenlitbangda Kota Banjarmasin, Senin (15/02/21).

Acara tersebut dibuka oleh Ketua TP-PKK Kota Banjarmasin, Hj. Siti Wasilah, Selain membuka, istri Walikota itu juga menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, Pemerintah Kota Banjarmasin mesti memberikan perhatian terkait kontrol, kualitas, pemodalan serta pengembangan produk kain sasirangan.

Ia mengatakan, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan pelaku usaha yang perlu terus dikembangkan untuk memanfaatkan potensi dan kekayaan sumberdaya alam di Kalimantan Selatan karena kain sasirangan merupakan kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan.

Adapun terkait permodalan, ia mengungkapkan bagaimana modal pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha, khususnya dalam hal produksi kain sasirangan hingga produk jadi, serta akses pemasaran.

“Ini suatu hal yang sangat kami apresiasi dalam pengembangan modal dan pembinaan pelaku UMKM sasirangan Kota Banjarmasin,”ungkapnya.

Menurut Hj Siti Wasilah, secara tidak sadar tentang efek dari Covid-19 tersebut membuat imbas terhadap UMKM secara khusus di Kota Banjarmasin.

Oleh karrna itu dia meminta secara bersama-sama mencurahkan pemikiran, perhatian dan dukungan kepada pengembangan UMKM.

Baca Juga :   DIDUKUNG BI dan Bank Kalsel, Banjarbaru Luncurkan Bayar Pajak via QRIS Berhadiah Umrah

“Mudah-mudahan kegiatan hari ini betul-betul bisa menjadi sumber pemikiran yang akan ditindak lanjuti sebagai bahan kajian yang berguna untuk Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan dukungan sepenuhnya kepada UMKM-UMKM kita,” harapnya.

Di sisi lain, dia memberitahukan bahwa pelaku produksi kain sasirangan mengalami keluhan keluhan yang berkaitan dengan menurunnya pemasaran.

Kemudian, di Kota Banjarmasin kini sudah mewajibkan memakai sasirangan serta menjadikan seragam di instansi-instansi Pemerintah dan pelajar sekolah, maka kain sasaringan bisa dikembangkan lagi menjadi produk jadi. Sehingga pemasarannya semakin luas serta mengenal dipasar nasional maupun internasional.

“Mudah-mudahan acara hari ini berjalan dengan lancar dan saya titip pesan untuk kegiantan ini bisa ditindak lanjuti dengan sebaik-baiknya menjadi bahan kajian yang akan untuk perkembangan UMKM sasirangan kita,” tutupnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DANA 760 Miliar Pemkab Balangan Belum Cair
DISOROT Menurunnya Daya Beli di Pasar Paringin
ATASI Antrian BBM, Pansus Kalsel Matangkan Data
MASKAPAI Hentikan Sementara Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut
“BOTASUPAL” Musnahkan Uang Palsu di Kalsel
PASAR MURAH di Desa Bihara, Warga Dapat Kebutuhan Pokok Terjangkau hingga Layanan IKD
KEPEDULIAN BERBAGI Korem 101/Ant Diserbu Warga, Rangkaian Sambut HUT ke-81 TNI
DISAMBUT Kedatangan Penerbangan Batik Air Kuala Lumpur – Banjarmasin di Bandara Internasional Syamsudin Noor

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 22:09

PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan

Selasa, 29 September 2026 - 21:51

KASUS KORUPSI MBG: Enam Tersangka Dilimpahkan Kejagung ke Kejari Jakpus

Selasa, 29 September 2026 - 21:45

BARESKRIM Dalami Unsur Pidana Karhutla dari Sanksi Administratif

Selasa, 29 September 2026 - 21:30

2027 GAJI PPPK Pemda Resmi Ditanggung Pemerintah Pusat

Selasa, 29 September 2026 - 21:26

KEMENHAJ: 50 Persen Biro Umrah Berstatus tidak Aktif

Selasa, 29 September 2026 - 21:10

RUU APBN 2027 Disahkan jadi Undang-Undang

Selasa, 29 September 2026 - 14:52

SEORANG WARGA KALSEL Laporkan Dugaan Ancaman Oknum Polisi, Diapresiasi Respons Divisi Propam Polri

Senin, 28 September 2026 - 21:06

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima

Berita Terbaru

Ketua Umum Perempuan Aman Devi Anggraini (kiri), Dewan Pakar Perempuan Aman Arimbi Heroepoetri (kedua kiri), Dewan Nasional Perempuan Aman dari Kalimantan Isnah Ayunda (ketiga kiri), dan Pengurus Harian Komunitas Perempuan Aman Sawesuma Novilla Maria Aru (kedua kanan) dalam media gathering Temunas IV Perempuan Aman, di Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Foto: Antara/Anita Permata D)

Nasional

PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:09

Irjen Pol Iwan Kurniawan, Kapolda Kalteng. (Foto: HO-Polda Kalteng)

Kalteng

PENEGAKAN HUKUM 130 Laporan Karhutla Kalteng

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:01

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca