PAUS Orca Muncul di Perairan Maratua Berau

- Penulis

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi paus orca. (Freepik.com)

Foto Ilustrasi paus orca. (Freepik.com)

SuarIndonesia — Kemunculan kawanan paus Orca di perairan Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi fenomena unik yang jarang dijumpai. Namun beberapa wilayah di Indonesia memang menjadi perlintasan orca yang bergerak dari utara ke bumi selatan dalam waktu-waktu tertentu.

Hal itu diungkapkan oleh Akademisi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman sekaligus peneliti, Muchlis Efendi. Ia mengatakan salah satu perlintasan paus orca adalah laut Sulawesi hingga Selat Makassar.

“Memang salah satu perlintasannya di laut Sulawesi dan biasa nanti tembus ke Selat Makassar, nanti turunnya ke bawah sampai ke Tenggara, atau sebaliknya,” ujar Muchlis dikutip SuarIndonesia dari detikKalimantan, Kamis (26/2/2026).

Pergerakan mamalia puncak ini juga tak lama berada di satu tempat. Tujuan Orca biasanya menuju ke selatan. Beberapa perjalanan kawanan orca ini pernah terekam di wilayah lain, seperti di Gorontalo dan Selayar.

“Biasanya mereka satu sampai dua minggu dalam satu tempat perjalanan, saat di tempat itu apa yang dilihat itu yang dimakan. Tujuannya kan ke bumi selatan, karena memang di sana ada banyak penguin dan ikan lain yang bisa dimakan,” jelasnya.

Baca Juga :   BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

“Biasanya mereka ini satu keluarga, dan memang pernah te-report di beberapa tempat, tahun lalu di perairan Selayar dan Malaka,” lanjutnya.

Hingga saat ini belum ada penelitian pasti kapan waktu pergerakan paus orca di Indonesia. Muchlis mengingatkan kepada nelayan di Maratua agar lebih berhati-hati dan segera menjauh jika bertemu paus orca.

“Biasanya bergerak di awal-awal tahun, seperti sebelumnya. Jangan percaya film, yang menyatakan di Orca tuh memang hewan cerdas bisa dilatih oleh manusia. Sementara aslinya habitatnya di alam liar. Hewan ini adalah puncak predator. Jadi, sedapat mungkin ya batasi lah jarak interaksi dengan mereka,” pungkasnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:09

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:09

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:14

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca