PANGERAN KHAIRUL SALEH Minta Penyelundupan Rotan ke Luar Negeri Ditindak Tegas

- Penulis

Selasa, 13 Juli 2021 - 01:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPR-RI Pangeran Khairul Saleh.(Foto/Dok.SuarIndonesia)

SuarIndonesia – Wakil Ketua Komisi III DPR-RI Pangeran Khairul Saleh menyikapi kasus penyelundupan rotan asalan atau rotan mentah yang belakangan masih marak terjadi terutama rotan yang berasal dari Kalimantan Tengah yang diselundupkan ke Malaysia atau negara lainnya termasuk ke China meminta kepada pihak berwajib agar menindak tegas para pelaku penyelundupan rotan.

“Ini agar tidak terjadi lagi di masa mendatang karena sangat merugiakan negara dan rakyat. Terutama di masa pandemi ini di mana masyarakat memerlukan lapangan pekerjaan dan lapangan usaha,” tandas legislator asal Kalsel menjawab pertanyaan SuarIndonesia.com, Senin (12/7/2021) tentang adanya dugaan yang tidak disangkal Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai TMP Cilbab Sampit, Indasah soal penyelundupan rotan Kalteng ke Luar Negeri seperti China.

Hal ini, tegas Pangeran, sangat merugikan penerimaan negara dan merugikan masyarakat setempat.

Dugaan ini diperkuat dengan beberapa penyelundupan yang berhasil digagalkan, baik oleh DitPolair atau oleh pihak Bea Cukai yang baru-baru ini dapat diamankan.

Bahkan pihak Bea Cukai Sampit menyebutkan, salah satu indikasi kuat adanya pendistribusian rotan secara ilegal ke luar negeri itu. Karena China saat ini disebut sebagai negara pengekspor rotan terbesar di dunia. Padahal China tidak punya hutan yang bisa menghasilkan rotan seperti di Indonesia terutama di Kalimantan Tengah.

“Saya memberikan apresiasi kepada pihak Kepolisian dan Bea Cukai yang telah menggagalkan penyelundupan rotan bulat ini,” ucap Pangeran.

“Kami juga berharap agar koordinasi para pihak khususnya pihak Kepolisian, Bea Cukai dan instansi teknis lainnya dapat ditingkatkan sehingga mampu mencegah penyelundupan rotan bulat ini,” pinta Pimpinan Komisi III DPR-RI ini.

Baca Juga :   BUKA LELANG Jabatan Dua Kadis di Pemko Banjarmasin

Pangeran juga meminta agar ada evaluasi secara menyeluruh terkait kebijakan tata niaga rotan yang mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat dan negara.

Menurut mantan Bupati Banjar dua periode ini, rotan yang banyak tumbuh dan dibudidayakan di Indonesia, termasuk di Kalteng adalah salah satu modal bangsa yang harus didayagunakan semaksimal mungkin dan dapat membuka lapangan kerja serta mendorong tumbuhnya perekonomian masyarakat.

Kebijakan pemerintah untuk melarang ekspor rotan dalam bentuk bahan baku mentah dan atau setengah jadi dapat medorong rumbuhnya industri rotan terutama dalam bentuk furniture atau lampit atau berbagai bentuk lainnya sesuai permintaan pasar. “Hal ini akan menumbuhkan perekonomian nasional,” tandas politisi PAN ini.

“Semoga dengan keberhasilan mengatasi penyelundupan rotan bulat dan setengah jadi ini mampu mengembalikan kejayaan Indonesia sebagai negara pengekspor rotan dalam bentuk bahan jadi serta dapat mendongkrak perekonomian Indonesia,” harap Pangeran.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!
POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak
KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus
DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026
BUKA SUARA ! Pelapor Babe Aldo Merasa Terzalimi hingga Ranah Pribadi dan Apresiasi Polda Kalsel
PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung
NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN
DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:29

KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:34

BUKA SUARA ! Pelapor Babe Aldo Merasa Terzalimi hingga Ranah Pribadi dan Apresiasi Polda Kalsel

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:03

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:56

NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:24

PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026

Berita Terbaru

Febrie Adriansyah. (detikcom/Rumondang Naibaho)

Hukum

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:30

SH, Nenek 70 tahun di Kotawaringin Timur ditangkap karena diduga mengedarkan sabu-sabu. (Foto: Humas Polres Kotim)

Hukum

SH, Nenek 70 Tahun Diduga Edarkan Sabu

Jumat, 24 Jul 2026 - 21:08

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan jajaran meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan di Pos Siaga Penanganan Karhutla Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (24/7/2026). (Foto: HO-Biro Adpim Pemprov Kalteng)

Kalteng

PENANGANAN Karhutla Dilakukan Cepat dan Responsif

Jumat, 24 Jul 2026 - 20:48

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir (kedua dari kanan). (Foto: HO-Divisi Humas Polri)

Hukum

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Jumat, 24 Jul 2026 - 20:37

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kuntadi (ketiga kanan) dalam prosesi pelantikan di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (24/7/2026). (Foto: HO-Kejaksaan Agung RI)

Hukum

KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Jumat, 24 Jul 2026 - 20:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca