PANAS Ekstrem di Saudi, 1.000 Jemaah Haji Meninggal Dunia

- Penulis

Jumat, 21 Juni 2024 - 01:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jemaah haji meninggal dunia akibat panas ekstrem di Saudi mencapai 1.000 orang. [AFP/FADEL SENNA]

Jemaah haji meninggal dunia akibat panas ekstrem di Saudi mencapai 1.000 orang. [AFP/FADEL SENNA]

SuarIndonesia — Jumlah jemaah haji yang meninggal dunia akibat penyakit yang disebabkan panas ekstrem di Arab Saudi telah melebihi 1.000 orang.

Menurut laporan AFP yang dikutip CNNIndonesia, dari jumlah tersebut separuh di antaranya merupakan jemaah yang menunaikan ibadah haji tanpa visa resmi.

Jumlah korban meninggal dunia terbaru ini dilaporkan pada Kamis (20/6/2024), di mana penambahan jumlah korban berasal dari Mesir.

Menurut sumber diplomat yang memberi rincian data tersebut, dari 658 warga negara Mesir yang meninggal dunia di Saudi, 630 di antaranya adalah jemaah yang tidak terdaftar atau tidak menggunakan visa resmi.

Selain Mesir, banyak juga jemaah haji asal Yordania dikabarkan meninggal dunia di Saudi.

Hal ini bahkan memicu kemarahan publik Yordania, yang menganggap pemerintah Saudi tak becus dalam pelayanan haji sehingga banyak jemaah dari negara mereka meninggal dunia.

Sementara itu per Rabu (19/6/2024) kemarin, dilaporkan sebanyak 165 jemaah asal Indonesia yang meninggal saat menjalankan ibadah haji. Dari jumlah itu, tiga di antaranya meninggal karena heatstroke.

“165 (yang meninggal),” kata Konsul Haji Kantor Urusan Haji (KUH) Konsulat Jenderal RI di Jeddah, Nasrullah Jassam, kepada CNNIndonesia.

Gelombang panas ekstrem memang sedang terjadi di sejumlah wilayah di Arab Saudi, termasuk Mekkah dan Madinah.

Suhu di Mekkah tercatat mencapai 51 hingga 53 derajat Celsius di beberapa wilayah pada musim haji tahun ini. Cuaca ekstrem ini menjadi penyebab utama banyak jemaah yang tumbang, karena tidak kuat menahan kenaikan suhu drastis.

Sebelumnya otoritas Saudi melaporkan telah merawat lebih dari 2.000 jemaah yang mengalami heatstroke. Namun angka itu sendiri belum diperbarui sejak akhir pekan lalu.

Jemaah haji tumbang saat ibadah haji di tengah sengatan udara panas ekstrem Arab Saudi. [AFP/FADEL SENNA]
Kesaksian Jemaah Haji WNI soal Jenazah di Jalanan

Salah satu jemaah asal Indonesia Rachman bercerita sempat melihat jenazah tergeletak di jalan saat melaksanakan haji di Arab Saudi.

Baca Juga :   KAPOLDA KALSEL yang Baru, Rosyanto Yudha Hermawan Berpengalaman Bidang Reserse

Cerita Rachman menjawab pertanyaan apakah dia pernah melihat jemaah haji lain yang meninggal dan terkapar begitu saja di jalan.

“Iya ada. Ternyata di hari kedua itu [sudah] tidak ada,” tulis Rachman melalui pesan singkat ke CNNIndonesia menjawab pertanyaan soal jenazah yang tergeletak di pinggir jalan Mekkah, Kamis (20/6/2024).

“Ini lokasinya di daerah jamarat, tempat lalu-lalang. Di tanggal 10 [Juni] sore,” melanjutkan keterangannya.

Mereka yang pingsan di jalan, lanjut dia, ditangani oleh jemaah lain dalam satu rombongan.

“Ada satu yang minta tolong ke petugas maktab terdekat, lalu ditolong sebisanya sambil menunggu petugas kesehatan yang proper,” kata Rachman.

Video jemaah haji yang diduga meninggal dipinggir jalan beredar di media sosial.

Salah satu akun warganet @yo2thok mengunggah beberapa video mengenaskan itu. Dia mengkritik pemerintah Saudi yang dianggap kurang tanggap dalam melayani jemaah.

Video tersebut juga menjadi sorotan media asal India, India Today. Mereka menyebut sejumlah jenazah jemaah haji yang tampak dibiarkan begitu saja di pinggir jalan tanpa pengawasan.

Hingga kini, otoritas Saudi belum memberi informasi soal jenazah jemaah haji yang tergeletak di pinggir jalan.

Menurut penghitungan AFP dari berbagai data dan sumber terdapat 557 jemaah yang meninggal di musim haji kali ini.

Sementara itu, sumber diplomat mengatakan total jenazah di salah satu kamar mayat terbesar di Mekkah, Al Muaisem, mencapai 550 orang.

Konsulat Jenderal RI di Jeddah juga melaporkan sekitar 165 jemaah haji asal Indonesia meninggal dunia. Dari jumlah ini, tiga di antaranya meninggal karena heatstroke. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JASAD ABK Camara Nusantara 6 Ditemukan Mengapung
SAR GABUNGAN Temukan Nelayan Terseret Arus di Muara Badak
KOBARAN API di Gudang Milik PT SSTC Banjarmasin
SEORANG ABK Cemara Nusantara 6 Hilang di Sungai Barito, Operasi SAR Besar-besaran di Kawasan Pelabuhan Trisakti
TIGA WNI Ditangkap di Makkah Kasus Penipuan Layanan Haji, Ditindaklanjuti Polri
SEORANG PRIA Tergeletak Tak Bernyawa di Kawasan Komplek DPR Banjarmasin, Begini Awalnya
USAI SEKOLAH Seorang Remaja Perempuan Dilaporkan Hilang dan Ditemukan Polisi
INSIDEN BUS Jemaah di Madinah: Kemenhaj Pastikan Penanganan Korban

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:22

PEMBENTUKAN Satgas Mitigasi PHK Guna Lindungi Pekerja

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:59

MAY DAY, Pemerintah Komitmen Tingkatkan Kesehatan para Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 22:25

TIGA WNI Ditangkap di Makkah Kasus Penipuan Layanan Haji, Ditindaklanjuti Polri

Kamis, 30 April 2026 - 00:43

EMPAT Anggota TNI Didakwa Siram Andrie Yunus untuk Beri “Efek Jera”

Kamis, 30 April 2026 - 00:05

PRESIDEN Prabowo Ultimatum Pejabat-Ilmuwan tak Patriotik untuk Mundur

Rabu, 29 April 2026 - 23:58

INSIDEN BUS Jemaah di Madinah: Kemenhaj Pastikan Penanganan Korban

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

KOMISI III DPRD Kalsel Studi Tiru ke Masjid Al Jabbar

Berita Terbaru

Kalsel

JASAD ABK Camara Nusantara 6 Ditemukan Mengapung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:17

Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain saat rilis pengungkapan pupuk. (Foto: Istimewa)

Hukum

DIGAGALKAN Penyelewengan 160 Karung Pupuk Subsidi

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:53

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca