PALANGKA RAYA Kandidat Calon Percontohan Antikorupsi

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin bersama jajaran dan tim KPK RI berfoto bersama usai observasi calon percontohan kabupaten/kota antikorupsi pada 2026 di Palangka Raya, Selasa (10/3/2026). (Antara/Rendhik Andika)

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin bersama jajaran dan tim KPK RI berfoto bersama usai observasi calon percontohan kabupaten/kota antikorupsi pada 2026 di Palangka Raya, Selasa (10/3/2026). (Antara/Rendhik Andika)

SuarIndonesia — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) sebagai salah satu kandidat calon percontohan kabupaten/kota antikorupsi pada 2026.

Analis Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Madya KPK RI Andika Widianto di Palangka Raya, Selasa (10/3/2026), menjelaskan bahwa saat ini Kota Palangka Raya tengah masuk dalam tahap observasi yang bertujuan mencari daerah yang bisa menjadi tempat belajar bagi kabupaten/kota lainnya.

“Nantinya dari beberapa kandidat yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia akan ditetapkan tiga kabupaten/kota sebagai daerah percontohan nasional,” katanya disela observasi yang dipusatkan di Kompleks Kantor Wali Kota Palangka Raya.

Andi menerangkan, ada enam komponen Utama yang harus terpenuhi pertama penguatan tata laksana berupa pencapaian kinerja tata Kelola pemerintahan berbasis monitoring center for preventation (MCP). Kedua terkait kualitas pengawasan yang mencakup optimalisasi APIP, WBS, UPG, kepatuhan LHKPN dan sinergi Bersama aparat penegak hukum.

Kemudian pelayanan publik yang mencakup digitalisasi layanan, survei kepuasan masyarakat, keterbukaan informasi dan penerapan standar pelayanan minimal. Keempat terkait budaya kerja antikorupsi yang mencakup komitmen pimpinan daerah, internalisasi nilai, penegakan disiplin serta mekanisme penghargaan dan hukuman.

Kelima adalah peran serta masyarakat terkait keterlibatan aktif publik, edukasi (JAGAid) dan pemetaan kesadaran antikorupsi dan komponen terakhir adalah kearifan lokal terkait pemberdayaan komunitas, adat/agama dan pelestarian seni budaya berintegritas.

“Program Kabupaten/Kota Antikorupsi bukan sekadar penilaian formal, tetapi sebuah transformasi menyeluruh dalam sistem pemerintahan daerah. Melalui program ini, ditargetkan pemberantasan korupsi dapat dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan hingga ke level akar rumput,” kata Andika Widianto melansir dari Antaranews.com.

Observasi yang dilakukan tiga orang dari tim KPK ini diikuti Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, Wakil Wali Kota Achmad Zaini, kepala dinas dan badan serta sekretaris di lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kota setempat serta pihak Inspektorat Pemerintah Provinsi Kalteng.

Baca Juga :   VIRAL! Rebutan Masuk SPBU Ala MotoGP di Kobar

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin pada kesempatan itu mengatakan, pihaknya berkomitmen mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel pada setiap jenjang dan level pemerintahan.

“Menjadi percontohan antikorupsi bukan semata-mata mengejar penghargaan, melainkan komitmen untuk menjalankan regulasi dengan ketat. Program percontohan antikorupsi bukan target tetapi menjadi suatu keharusan yang diwujudkan,” katanya.

Wali Kota Palangka Raya dua periode ini menegaskan bahwa pihaknya semaksimal mungkin menjalankan regulasi guna mewujudkan pemerintahan Kota Palangka Raya yang bersih, transparan dan akuntabel. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima
KARHUTLA di Kalteng 12 Perkara Libatkan Korporasi, 38 Jadi Tersangka
KABUT ASAP di Kalteng, Evakuasi Korban KM Virgo Terpaksa Jalur Darat
KORUPSI PERTAMBANGAN: Tim Jampidsus Geledah Sejumlah Lokasi di Kaltara
KORUPSI NIKEL: Kejagung Tetapkan Korporasi dan Empat Orang Tersangka
3 KURIR Narkoba Tertangkap Bawa 16,3 Kg Sabu dari Kalbar ke Palangka Raya
DITANGKAP Usai Bakar Rumput Halaman Rumah
KMT ELISABET TENGGELAM: 5 Awak Hilang Telah Teridentifikasi

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Jumat, 25 September 2026 - 22:28

23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Jumat, 18 September 2026 - 21:03

KEJAGUNG Kawal Tiga Proyek Jalan IKN

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Rabu, 16 September 2026 - 20:59

KUALITAS Udara Samarinda Memburuk Masuk Kategori ‘Sangat tidak Sehat’

Selasa, 15 September 2026 - 21:18

KN SAR Wisanggeni 2 Hari Ikut Pencarian Belum Temukan Korban Kapal Virgo Transport 8

Selasa, 15 September 2026 - 20:52

DIPANTAU Keberadaan Orang Utan di Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung

Berita Terbaru

Penangkapan tersangka kelima dalam perkara dugaan korupsi tata kelola komoditas nikel periode 2017–2020, MTP oleh Tim penyidik Direktorat Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026).(Foto: HO-Kejagung)

Hukum

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima

Senin, 28 Sep 2026 - 21:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca