BMKG: Masyarakat Kalteng Diminta Waspada Potensi Hujan Berangin 3 Hari Mendatang

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 21:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi: Warga melintasi jalan protokol saat hujan mengguyur Kota Palangka Raya, Senin (2/2/2026). (Dok Antara Foto)

Foto Ilustrasi: Warga melintasi jalan protokol saat hujan mengguyur Kota Palangka Raya, Senin (2/2/2026). (Dok Antara Foto)

SuarIndonesia — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Tengah (Kalteng), Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya mengingatkan masyarakat di provinsi tersebut agar mewaspadai hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir pada tiga hari mendatang.

“Kami juga mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang di sebagian besar wilayah Kalteng,” kata Prakirawan BMKG Kalteng Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya Muhamad Ihsan Sidiq di Palangka Raya, Senin (2/3/2026).

Dia menerangkan wilayah Provinsi Kalteng itu meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Sukamara, Lamandau, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya.

Masyarakat di 13 kabupaten dan satu kota di Kalteng, lanjutnya, juga diminta waspada dampak bencana yang ditimbulkan dari hujan lebat disertai angin kencang dan petir tersebut, antara lain berupa genangan air, banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Dia menerangkan sebelum terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir akan terlihat pertumbuhan awan konvektif atau awan Cumulonimbus (CB).

“Daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) terpantau di wilayah Kalteng. Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut,” katanya.

Namun kelembapan udara tidak cukup basah di beberapa wilayah, sehingga menurunkan potensi terjadinya hujan di sebagian Kalteng. Labilitas lokal kuat juga mendukung proses konvektif pada skala lokal yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di Kalteng.

Muhamad Ihsan mengatakan pertumbuhan awan CB yang biasanya terlihat gelap ini merupakan tanda-tanda terjadinya hujan disertai angin kencang diikuti sambaran petir. Untuk itu jika warga saat melihat fenomena tersebut agar waspada dan segera mencari tempat berteduh, namun tidak di bawah pohon.

Baca Juga :   WARGA Kobar Males Antre di SPBU, Terpaksa Beli Eceran Pertalite Rp 22 Ribu per Botol

Lebih lanjut dikatakan umumnya suhu udara berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celcius. Kelembaban udara berkisar antara 50 hingga 100 persen. Angin umumnya bertiup dari barat–timur dengan kecepatan berkisar antara 5–20 km/jam.

“Saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan petir, masyarakat harus segera mencari tempat berlindung yang aman seperti di dalam rumah atau gedung,” kata Ihsan Sidiq, dilansir dari AntaraNews.

Masyarakat juga harus menjauhi papan reklame atau baliho, pohon besar, dan tidak berada di lapangan atau tempat terbuka untuk menghindari sambaran petir.

“Kami juga mengimbau masyarakat Kalteng agar mewaspadai potensi hujan lokal intensitas sedang hingga lebat dengan durasi singkat, yang dapat disertai petir kilat dan angin kencang ataupun angin puting beliung,” kata Muhamad Ihsan.

Pihaknya secara berkala juga selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait lain untuk menggambarkan potensi dan perkembangan cuaca terbaru guna antisipasi bencana.

Untuk dapat memperbaharui informasi perkembangan cuaca, masyarakat dapat mengakses laman resmi BMKG, aplikasi BMKG dan berbagai media sosial BMKG. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RESMI Komjen Suyudi Jadi Kapolri Gantikan Jenderal Listyo Sigit
TIGA JAM Naik Perahu Tangani Karhutla Tahura Isen Mulang Sebangau Berkah
HARI KE-18: SRU Darat Temukan 4 Korban KM Virgo di Kalteng
TRAGEDI Alfamart Gambut, Seorang Pria Ditemukan Tewas
SUARA LEDAKAN dan Membara di Alfamart Km  13 Gambut, Seorang Terduga Pelaku Diamankan
PENEGAKAN HUKUM 130 Laporan Karhutla Kalteng
POLISI Telusuri Penyebab Kecelakaan Maut dengan Korban Siswi SMA di Banjarmasin
CECERAN SOLAR di Jalan Antasari Depan RS Sari Mulia Banjarmasin, Sejumlah Pengendara Terjatuh

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:35

RESMI Komjen Suyudi Jadi Kapolri Gantikan Jenderal Listyo Sigit

Rabu, 30 September 2026 - 21:26

TAMPIL di Podcast OBLIGASI Bank Kalsel, Wali Kota Yamin Ajak Warga Pilah Sampah

Rabu, 30 September 2026 - 21:15

HARI KE-18: SRU Darat Temukan 4 Korban KM Virgo di Kalteng

Rabu, 30 September 2026 - 20:44

MALAM INI, Tim DVI Polda Kalsel Identifikasi 10 Korban KM Virgo Transport 8

Rabu, 30 September 2026 - 20:27

PEMILIK Kendaraan ODOL Bisa Kena Sanksi Pidana di RUU LLAJ

Rabu, 30 September 2026 - 14:06

TRAGEDI Alfamart Gambut, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Selasa, 29 September 2026 - 22:54

SUARA LEDAKAN dan Membara di Alfamart Km  13 Gambut, Seorang Terduga Pelaku Diamankan

Selasa, 29 September 2026 - 21:51

KASUS KORUPSI MBG: Enam Tersangka Dilimpahkan Kejagung ke Kejari Jakpus

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca