NIHILNYA PAD Tiga SKPD Dinilai Wawali Banjarmasin sebagai Kewajaran

- Penulis

Senin, 15 November 2021 - 23:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor mewajarkan nihilnya kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kota Banjarmasin.

Pasalnya, dari rapat evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banjarmasin Senin (15/11/2021), mencatat terdapat tiga SKPD Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dan Sekretariat Daerah tidak menunjukan kinerja yang serius dalam memenuhi PAD yabg sudah ditergetkan.

Bila melihat data yang dikeluarkan Badan Keuangan Daerah Kota Banjarmasin ( Dua SKPD itu, Disbudpar sebagai contoh telah menargetkan pendapatan sebesar Rp1,2 miliar.

Namun Januari hingga November ini dinas yang dipimpin M Ikhsan Alhak itu tak menggeser angka yang ditargetkan tersebut.

Sama juga dengan Dispora, dinas yang dipimpinTaufik Rifani ini tak menggeser sedikitpun target yang ditulis yakni senilai Rp10 juta.

Kemudian Sekretariat Daerah yang menarget hanya Rp5 juta juga tidak bergeser sedikitpun.

Meskipun demikian, hal tersebut dinilai Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor, sebagai hal yang wajar. Menurutnya, kondisi itu merupakan hal yang kondisional lantaran masih dalam pandemi.

“Estimasi mereka memang ada, karena keadaan (pandemi) ini tidak bisa dipaksakan. Tapi SKPD lain bisa meningkat,” bebernya saat ditemui awak media di lobi Balai Kota, Senin (15/11/2021).

Mantan Kadis PUPR Kota Banjarmasin ini melanjutkan, keadaan sekarang ini memang cukup beralasan. Misalnya pada Dispora yang tidak bisa memungut fasilitas olahraga dan masyarakat tidak bisa bayar. Demikian juga dengan Dinas Pariwisata misalnya pada hiburan.

“Yah daripada masyarakat tidak bisa bayar yah digratiskan saja,” cetusnya.

Baca Juga :   BANK INDONESIA Hidupkan Semangat Pahlawan Dalam Lembaran Rupiah

Ditanya apakah ada sanksi terkait SKPD yang tidak capai PAD nya itu. Arifin menegaskan, apabila alasannya tidak cukup, maka bisa saja dievaluasi dan diberikan tindakan sesuai apa yang dihasilkan.

“Nanti kita evaluasi, kalau memang alasannya tidak bisa diterima,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Bakeuda Kota Banjarmasin Subhan Nor Yaumil, pendapatan asli daerah yang dikelola 12 unit kerja di Pemko Banjarmasin hingga data Oktober ini hanya beberapa SKPD yang menunjukan pencapaian memuaskan. Contohnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

PAD yang dikelola DLH telah mencapai 82 persen dari target Rp15 miliar atau telah tercapai Rp12 miliar lebih.

Kemudian progres terbaik kedua ada pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin yang mencapai 75 persen dari target Rp8,3 miliar. Selanjutnya disusul Bakeuda yang mencapai 70 persen dari target Rp1,5 triliun.

Sisanya, menunjukkan angka di bawah 50 persen seperti Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas PUPR, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Yang terakhir tiga SKPD yang hingga sekarang masih kosong tergetnya yakni Disbudpar, Dispora dan Sekretariat Daerah.

Saat ditanya alasan mengapa capaian PAD ada yang sampai tidak bergerak itu, Subhan meminta agar bisa langsung menanyakan kepada SKPD yang terkait.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LAKALANTAS MAUT di Traffic Light Sultan Adam, Renggut Nyawa Seorang Ibu Dibonceng Anaknya
DITLANTAS Polda Kalsel Raih Penghargaan Kakorlantas atas Inovasi Samsat Mobile
MEMBARA Rumah Hunian Sewa di Flamboyan Banjarmasin
DIGAGALKAN PASOKAN 6.726 Butir Ekstasi di Kalsel dari Jaringan Fredy Pratama
MEMICU KONTROVERSI Rencana HUT RSUD Ulin Digelar di Jakarta
HARI JADI ke -38 Barito Putera di Stadion 17 Mei, “Energy with Brave”
DIGREBEK MENTERI LH, Hanif Faisol Dua Pasar di Martapura Kabupaten Banjar
KORBAN TENGGELAM Mengenakan Pakaian Ayahnya, Terseret Radius 10 Kilometer dari Lokasi Awal Kampung Sasirangan

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 00:15

DIGAGALKAN PASOKAN 6.726 Butir Ekstasi di Kalsel dari Jaringan Fredy Pratama

Minggu, 19 April 2026 - 23:41

GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju

Minggu, 19 April 2026 - 15:57

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi

Jumat, 17 April 2026 - 21:53

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin

Jumat, 17 April 2026 - 15:58

KASUS PROYEK di Disdik Banjarmasin Ternyata Total Anggaran 6,5 Miliar, Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 17 April 2026 - 15:25

DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel

Kamis, 16 April 2026 - 21:52

TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Berita Terbaru

Kalsel

MEMBARA Rumah Hunian Sewa di Flamboyan Banjarmasin

Rabu, 22 Apr 2026 - 15:06

Massa aksi 21 April tiba di Kantor Gubernur Kaltim. (Foto: detikKalimantan/Riani Rahayu)

Headline

GUBERNUR Rudy Mas’ud Didesak Mundur!

Selasa, 21 Apr 2026 - 22:21

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca