NETIZEN Tolak Israel Ikut Piala Dunia U-20 2023, Menpora: Tidak Perlu Marah-marah

- Penulis

Selasa, 28 Juni 2022 - 00:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menpora Zainudin Amali. Foto: Kemenpora

SuarIndonesia – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainudin Amali mengatakan tidak perlu sampai ada yang marah-marah setelah Israel memastikan bermain di Piala Dunia U-20 2023.

Pernyataan itu dilontarkan Zainudin karena penolakan yang muncul di media sosial. Netizen bahkan menyerang akun Instagram Federasi Sepak Bola Israel (IFA) sebagai bentuk penolakan.

Zainudin tidak ingin larut dalam polemik yang muncul terkait hal ini. Ia hanya menegaskan Indonesia wajib menjamin setiap peserta dapat berkompetisi dalam pesta sepak bola dunia di kelompok umur tersebut.

“Oh, itu biasa ada yang setuju, ada yang tidak. Itu orang menyampaikan aspirasi dan harus kita pahami tidak perlu marah-marah,” ujar Zainudin.

“Tinggal saya minta teman-teman untuk menjelaskan bahwa aturan FIFA seperti itu. Jadi yang mengatur siapa boleh main dan tidak itu FIFA,” ia melanjutkan.

Baca Juga :   YAMIN Aniaya Kakak Perempuan Soal Warisan, Penuntutan Dihentikan¬†Berdasarkan Restorative Justice

Zainudin kemudian menjelaskan posisi Indonesia saat ini. Pria berusia 60 itu memastikan penting buat Indonesia bisa menjadi tuan rumah yang baik di Piala Dunia U-20 2023 karena itu akan penting bagi rencana ke depan.

Terlebih, Indonesia berniat melakukan bidding tuan rumah Olimpiade 2036.

“Bukan hanya berpengaruh dengan Olimpiade tapi ada hal-hal lain akan jadi pertimbangan kalau kita jadi tuan rumah,” katanya.

Timnas Israel U-19 memastikan lolos ke Piala Dunia U-20 2023 usai menembus babak semifinal Piala Eropa U-19 di Slovakia. Hasil itu otomatis mengamankan satu tiket untuk tampil pada Piala Dunia U-20 2023 yang berlangsung di Indonesia.(cnnindonesia/RA)

sumber : cnnindonesia

Berita Terkait

SPRINT RACE MotoGP Jepang 2023: Martin Menang, Marc Marquez Tembus 7 Besar!
MOTOGP Jepang 2023: Jorge Martin Pole!
POLDA Metro Dalami Temuan 12 Senpi di Rumdin Mentan Syahrul Limpo
FP1 MotoGP Jepang: Brad Binder Patahkan Rekor Lorenzo
BULU TANGKIS Asian Games 2023: Leo/Daniel Kalah, Indonesia Tersingkir
TERKAIT Kematian Brigadir Setyo, Kapolda Kaltara Siap Diperiksa
34 PELAJAR SD Keracunan Cimin, 1 Meninggal Komorbid
BULU TANGKIS Asian Games 2023: Jonatan Tumbang, Indonesia Tertinggal 1-2 dari Korsel

Berita Terkait

Jumat, 29 September 2023 - 23:57 WITA

DINILAI Menghina ART Indonesia, Malaysia Larang Buku Boey Chee Ming ‘When I Was a Kid 3’

Jumat, 29 September 2023 - 23:43 WITA

KORBAN Tewas Bom Bunuh Diri Bertambah 45 Orang

Jumat, 29 September 2023 - 21:47 WITA

NYELENEH Juru Parkir dan Pedagang Kompak Bisnis Sabu

Jumat, 29 September 2023 - 21:28 WITA

TERSANGKA PEMBUNUH Amat Koreng Ditembak Polisi, Diringkus Bersama Temannya

Jumat, 29 September 2023 - 16:16 WITA

AROMA DUGAAN KORUPSI Proyek “Rumdis” Walikota Banjarmasin Terus Digali Polda Kalsel

Jumat, 29 September 2023 - 02:03 WITA

ANAK 14 Tahun Tikam Guru dan Murid di Sekolah!

Jumat, 29 September 2023 - 01:51 WITA

TRAGEDI Kebakaran di Pesta Pernikahan, ‘Seperti Pintu Neraka Terbuka’

Rabu, 27 September 2023 - 23:44 WITA

ENAM MAFIA BOLA Liga 2 Ditetapkan Tersangka, Ini Modus Operandinya

Berita Terbaru

Olahraga

MOTOGP Jepang 2023: Jorge Martin Pole!

Sabtu, 30 Sep 2023 - 13:11 WITA

Relawan membawa korban ledakan dengan tandu di sebuah rumah sakit di Quetta Jumat (29/9/2023), setelah terjadi bom bunuh diri di distrik Mastung. Dikabarkan bahwa 45 orang tewas dan puluhan lainnya terluka oleh seorang pembom bunuh diri yang menargetkan prosesi peringatan hari lahir Nabi Muhammad di provinsi Balochistan, barat daya Pakistan. (AFP Photo/channelstv)

Internasional

KORBAN Tewas Bom Bunuh Diri Bertambah 45 Orang

Jumat, 29 Sep 2023 - 23:43 WITA

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan Membaca