SuarIndonesia – Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan bahwa ada Bank di Kalsel kredit macet atau non performing loan (NPL) di perbankan di Provinsi Kalimantan Selatan yang awalnya mencapai 5 kini mulai membaik.
“Pada awalnya memang ada NPL bank di Kalsel mencapai 5, tetapi sekarang sudah membaik dan kinerjanya mulai bagus. Peningkatan NPL dikarenakan akibat terdampak kondisi perekonomian yang sedang lesu adan pengaruh global,’’ ungkap Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso kepada wak media, usai pelantikan Kepala OJK Regional 9 Kalimantan, Rizal Aulia Ibrahim di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Jumat (01/11/2019).

Wimboh mengakui, NPL bank umum yang terdiri atas bank konvensional maupun syariah tercatat secara nasional hanya dua persen.
Tetapi di Kalsel khususnya, justru mencapai lima persen, sehingga hal ini sempat diwarning dan sekarang lumayan bagus dan NLPnya mulai menurun, ucap Wimboh.
Bahkan, katanya, tak hanya kredit macet yang tinggi di atas nasional, Wimboh juga mengatakan penyaluran kredit dilakukan pihak perbankan di Kalsel juga masih rendah.
‘`Angkanya berkisar 6-7 persen, jauh di bawah secara nasional yang berada di kisaran 9 persen,’’ katanya.
Hal ini akibatkan banyak sektor yang belum diolah, dan yang selama ini masih menggandalkan tambang dan sawit padahal jika dioleh dengan baik akan mendatangkan value bagi masyarakat Kalsel.
Meskipun demikian, Wimboh tetap mengapresiasi seluruh kinerja sektor perbankan di Kalsel yang masih tumbuh baik dan cukup positif.
Namun, Wimboh tak merinci secara detail, besaran angka serta persentase pertumbuhan aset yang dimiliki pihak perbankan di ibukota Kalsel.
Wimboh juga mengatakan beberapa sektor usaha yang menopang pertumbuhan perbankan berasal dari perdagangan besar dan eceran, industri pengolahan dan rumah tangga.
“Inilah yang perlu digenjot Kepala OJK Regional 9 Kalimantan yang baru agar penyaluran kredit tumbuh dengan signifikan,” ucap Wimboh.
Sementara itu, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor berharap agar kepemimpinan baru di OJK Regional 9 Kalimantan bisa bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan iklim investasi yang menggirahkan di Kalsel
“OJK harus turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang stabil agar dapat mendukung pembangunan daerah, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” demikian Gubernur Paman Birin.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















