SuarIndonesia – Mulai menjamur atau banyak berdiri Kampung Tangguh atau Kampung Sehat Banua antisipasi meluasnya penyebaran virus Covid-19 di wilayah hukum Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel).
“Untuk di Kota Banjarmasin sebagai proyek percotohan, dan di seluruh 13 kabupaten/kota di Kalsel sudah ada 67 Kampung Tangguh yang berdiri,” kata Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr Nico Afinta SIK SH MH, didampingi Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Firmansyah, kepada wartawan disela mengikuti Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, yang meresmikan sejumah Kampung Tangguh Banua di Banjarmasin, Rabu (17/6/2020).
Gubernur mengapresiasi dan penghargaan sebesar besarnya atas program Kampung Tangguh yang menjadi pelopor Kesehatan di Kota Banjarmasin khususnya dan banua umumnya.
Rombongan Forkopinda Kalsel kunjungi Kampung Tanggung di Jalan Dahlia Gang Budaya RT 32 Kelurahan Telawang dan Jalan Batu Benawa RT 48 Kelurahan Teluk Dalam Banjarmasin Tengah.
Kemudian, ke Jalan Garuda Raya RT 11 Keluarahan Basirih Selatan Banjarmasin Selatan.
Selanjutnya ke Jalan Jeruk Purut RT 69 Kelurahan Sungai Andai Banjarmasin Utara dan terkahir ke Jalan Banua Anyar RT 05 Kelurahan Banua Anyar Banjarmasin Timur
Pada bagian lain kapolda mengatakan, semua itu atas kesadaran masyarakat demi menjaga wilayahnya masing-masing dari penyebaran Covid.
Serta mengatasi secara mandiri bila ada warganya terdampak.“Keberadaan kampung tangguh ini hasil tugas gabungan, baik Pemerintah Daerah, Polri dan TNI.
Itu bergerak mulai anggota Bhabinkantibmas, Babinsa, para lurah maupun Ketua Rukun Tetangga (RT),” jelas kapolda.
Apa diwujudkan dengan tujuan secara mandiri dari tingkat RT Kelurahan dalam tanggulangi penyebaran Covid.
“Harapannya keluar kita kondisi sehat dan tahu aturan disipilin dan ini akan mempunyai dampak positif yang sangat berguna, apalagi masyarakat ikut aktif,” ungkap kapolda.

Sisi lain aparat TNI-Polri bersama unsur Pemerintah Daerah, terus melaksanakan operasi disiplin di tempat keramaian baik pasar tradisional maupun pusat perbelanjaan modern serta sentra bisnis lainnya.
“Hingga masyarakat benar-benar patuh dan tumbuh kesadaran dari diri sendiri untuk mematuhi protokol kesehatan cegah penyebaran Covid,” tambah kapolda.
Sementara Danrem 101/Antasasi, Brigjen TNI Firmansyah mengatakan, penegakan disiplin protokol kesehatan terus dilaksanakan, dan dari tanggal 15 Juni sampai 14 Juli.
“Ada kegiatan dilakukan tim gabungan hingga sidak nantinya dalam sebulan penuh tersebut,” ujar Brigjen TNI Firmasyah.
Keterangan lain, untuk wilayah Polres Banjar sendiri telah berdiri di 14 desa, yang kegiatan acara sebelumnya secara simbolis di Kantor Desa Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















