MUI: Menyesatkan Pernyataan Poligami Bukan Ajaran Islam

- Penulis

Minggu, 16 Desember 2018 - 21:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarndonesia – Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menyayangkan pernyataan salah seorang anggota Komisi Nasional Perempuan yang menyebut praktik poligami bukan ajaran Islam. Abbas mengatakan, pernyataan demikian sejatinya tidak berdasar dan menyesatkan.

“Tidak berdasar dan menyesatkan,” ujar Anwar Abbas keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Minggu (16/12).

Pernyataan Abbas merespons pernyataan anggota Komnas Perempuan, Imam Nahe’i yang menyatakan bahwa poligami bukan ajaran Islam.

Menurut Anwar, jika cara pandang itu diuji secara empiris dengan kenyataan yang ada dalam masa-masa awal islam, kata dia, maka nabi Muhammad beserta Umar bin khattab dan sahabat-sahabat telah keluar dari ketentuan ajaran islam.

“Artinya jika demikian, Nabi Muhammad telah keluar dari ajaran yang ia sendiri sampaikan kepada umat,” kata Abbas. Anwar menegaskan, Islam membolehkan poligami, jika orang yang bersangkutan bisa berlaku adil terhadap istri-istrinya.

Senada, Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan bahwa poligami adalah salah satu di antara syariat Islam. Menurutnya, banyak ditemukan dalil atau hujah baik dalam Al-Quran maupun Hadis yang membolehkan seorang muslim melakukan poligami.

“Saat ini negara Islam yang mengharamkan poligami salah satunya di Maroko. Sementara sebagian besar negara Islam lainnya memperbolehkan praktik poligami, termasuk Mesir,” ujarnya.

Di Indonesia, sambungnya, poligami telah sesuai dengan ketentuan UU No 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan pasal 4 ayat (1) poligami dapat dilakukan dengan beberapa persayaratan.

Baca Juga :   BARESKRIM Polri Sita Aset Miliaran Terkait Judol

“Persyaratan antara lain mendapat ijin dari Pengadilan Agama yang dikuatkan oleh persetujuan dari istri atau istri-istrinya, memiliki jaminan kemampuan memberikan nafkah kepada keluarganya dan kewajiban berlaku adil kepada istri-istri dan anak-anaknya,” tutup Zainut.

Pernyataan poligami bukan ajaran Islam diungkapkan anggota Komnas Perempuan, Imam Nahe’i. Hal itu disampaikannya dalam diskusi ‘Perempuan dan Politik: Bisakah Poligami Di Indonesia Dilarang?’ yang diinisiasi Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) di Gado-Gado Boplo, Satrio, Jakarta, Sabtu (15/12).

“Saya berkeyakinan poligami bukan ajaran Islam. Jauh sebelum Islam datang itu praktik poligami sudah dilakukan. Artinya dengan menyebut poligami ajaran Islam itu keliru. Kemudian Islam datang dan ada ayat poligami itu dalam konteks apa, memerintahkan atau mengatur,” kata Imam seperti dikutip Detik.com.

Imam dalam kesempatan itu juga menyambut positif Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang melarang kadernya melakukan praktik poligami. Imam mengatakan Komnas Perempuan selalu mencatat kekerasan terhadap perempuan setiap tahun. Berdasarkan catatan tersebut, poligami atau nikah siri tidak tercatat secara resmi dan rawan terjadi tindak kekerasan dalam rumah tangga.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JADIKAN MURARAM Momentum Perubahan, Ini Ajakan dari Wabup Balangan
POTENSI Karhiutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel
KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas
KETAHANAN PANGAN, Dewan Kalsel Dorong Penguatan Sektor Peternakan dari Hulu ke Hilir
KETUA DPRD Kalsel Cek Lokasi Pengerukan Jalur Sungai Baru Danau Panggang
KASUS KUOTA HAJI: KPK Periksa Fuad Hasan Pekan Depan
RUPIAH Menguat Dipicu Kombinasi Sentimen Domestik
BERBEKAL Karakter dan Ilmu, 97 Peserta PAUD Sabilal Muhtadin Dilepas ke Jenjang SD

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:47

JEMAAH HAJI Kloter 08 Kalsel-Kalteng Tiba

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:41

POLRESTA Banjarmasin ‘Memburu” Balap Liar dan Amankan Delapan Motor, Ditilang Tiga Bulan

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:12

MUDA CINTA BUDAYA FEST 2026: Diramaikan Puluhan Penari

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:06

JADIKAN MURARAM Momentum Perubahan, Ini Ajakan dari Wabup Balangan

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:41

BERKOBAR API di Mess Karyawan Perusahaan Tambang PT BBP

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:29

POTENSI Karhiutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:10

KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:52

KETAHANAN PANGAN, Dewan Kalsel Dorong Penguatan Sektor Peternakan dari Hulu ke Hilir

Berita Terbaru

Angelia Hutabarat berpose saat dirinya diterima sebagai seleksi sukarelawan dalam perhelatan pesta bola sedunia, FIFA World Cup 2026. (Foto: Dokpri Angelia Hutabarat)

Internasional

ANGELIA HUTABARAT, Sukarelawan Indonesia di Piala Dunia 2026

Minggu, 14 Jun 2026 - 23:55

Kedatangan jemaah haji Kloter 08 Debarkasi Banjarmasin asal gabungan dari Kalsel dan Kalteng tiba di tanah air setelah melaksanakan ibadah haji tahun 1447 H / 2026 M di Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin, Minggu (14/6/2026). (Foto: PPIH Debarkasi Banjarmasin)

Kalsel

JEMAAH HAJI Kloter 08 Kalsel-Kalteng Tiba

Minggu, 14 Jun 2026 - 23:47

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca