MODERNA Jadi Booster Vaksin untuk Tenaga Kesehatan

- Penulis

Jumat, 13 Agustus 2021 - 00:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pemko Banjarmasin melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, Rabu (11/8/2021) malam kembali mendapatkan pasokan vaksin. Stok vaksin yang datang sebanyak 1.180 vial.

Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Machli Riyadi menyebut bahwa vaksin yang datang berbeda dari yang datang sebelumnya.

“Bila yang sebelumnya menggunakan sinovac, yang datang sekarang ini adalah vaksin moderna,” ucapnya, Kamis (12/8/2021).

Di sisi lain, semua vaksin yang baru datang itu dialokasikan untuk masyarakat umum di Kota Banjarmasin. Khusus untuk mereka yang belum menerima vaksin.

“Kalau dosis pertama diberikan Moderna, maka dosis kedua tentu. Moderna juga,” jelasnya.

Selain untuk masyarakat umum, Dinkes Kota Banjarmasin juga menyediakan sebanyak 250 vial vaksin Moderna untuk digunakan sebagai booster vaksin bagi tenaga kesehatan (nakes).

“Itu untuk booster (pendukung) nakes. Secepatnya dilaksanakan vaksinasinya. Karena sudah didistribusikan ke masing-masing puskesmas. Jumlah nakes yang menerima ada ribuan,” ungkapnya.

Lantas, apakah nakes bakal menerima dua kali suntikan vaksin Moderna seperti halnya masyarakat umum?

Terkait hal itu, Machli mengatakan nakes yang menerima booster vaksin itu hanya akan menerima satu kali suntikan saja.

Lebih lanjut, Machli juga membeberkan, dalam uji klinis ada perbedaan cukup mencolok antara efikasi alias kemanjuran vaksin Moderna dengan Sinovac. Menurutnya, vaksin Moderna kemanjurannya lebih tinggi.

Baca Juga :   POLDA KALSEL Ajak Buruh dan Ojek Online, Ratusan Perwakilan Komitmen Menjaga Situasi Kondusif

Namun terlepas dari soal kemanjuran, Machli mengatakan bahwa kedua vaksin itu sama-sama memiliki kemampuan untuk membentuk antibodi di tubuh manusia, alias standar pertahanan diri.

“Cocok untuk warga Kota Banjarmasin,” tekannya.

Di sisi lain, Machli pun menjamin bahwa selama program vaksinasi digelar, tak akan ada petugas yang meminta apalagi menarik bayaran. Artinya, pelayanan serta vaksin itu gratis. Tidak dipungut biaya sepeser pun.

“Kalau dalam perjalanan ditemukan ada petugas, atau oknum yang meminta bayaran, saya pastikan bakal ditindak. Misalnya si petugas adalah tenaga kontrak, saya pecat. Kalau berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), akan kami jatuhkan sanksi yang berlaku,” tegasnya.

“Nakes sudah bekerja semaksimal mungkin, mereka sudah berjerih payah. Lalu muncul isu bahwa warga yang hendak bervaksin malah ditarik bayaran, itu benar-benar tidak mengenakan sekali,” tandasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JASAD ABK Camara Nusantara 6 Ditemukan Mengapung
DIAN RAHMAT TRIANTO Raih Women’s Inspiration Awards 2026
EMBARKASI Banjarmasin Siap Berangkatkan JCH Kloter 06 dari Kalteng
KOBARAN API di Gudang Milik PT SSTC Banjarmasin
SEORANG ABK Cemara Nusantara 6 Hilang di Sungai Barito, Operasi SAR Besar-besaran di Kawasan Pelabuhan Trisakti
TANAMAN JAGUNG di Lahan Sekitar 18 Hektare Dipantau Polsek Jajaran Polresta Banjarmasin Perkembangannya
SEORANG PRIA Tergeletak Tak Bernyawa di Kawasan Komplek DPR Banjarmasin, Begini Awalnya
USAI SEKOLAH Seorang Remaja Perempuan Dilaporkan Hilang dan Ditemukan Polisi

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:22

PEMBENTUKAN Satgas Mitigasi PHK Guna Lindungi Pekerja

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:59

MAY DAY, Pemerintah Komitmen Tingkatkan Kesehatan para Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 22:25

TIGA WNI Ditangkap di Makkah Kasus Penipuan Layanan Haji, Ditindaklanjuti Polri

Kamis, 30 April 2026 - 00:43

EMPAT Anggota TNI Didakwa Siram Andrie Yunus untuk Beri “Efek Jera”

Kamis, 30 April 2026 - 00:05

PRESIDEN Prabowo Ultimatum Pejabat-Ilmuwan tak Patriotik untuk Mundur

Rabu, 29 April 2026 - 23:58

INSIDEN BUS Jemaah di Madinah: Kemenhaj Pastikan Penanganan Korban

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

KOMISI III DPRD Kalsel Studi Tiru ke Masjid Al Jabbar

Berita Terbaru

Kalsel

JASAD ABK Camara Nusantara 6 Ditemukan Mengapung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:17

Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain saat rilis pengungkapan pupuk. (Foto: Istimewa)

Hukum

DIGAGALKAN Penyelewengan 160 Karung Pupuk Subsidi

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:53

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca