MEREVOLUSI BADMINTON Pasangan Kevin/Marcus Dinilai Pengamat Asing

- Penulis

Selasa, 14 Juli 2020 - 18:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan Kevin/Marcus.(Foto/badmintonindonesia.org)

SuarIndonesia – Kerap kali menampilkan gaya permainan cepat, pasangan ganda putra peringkat satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dapat sanjungan dari komentator asing.

Dari video yang diunggah Instagram akun @ftosports.co, pujian itu disematkan komentator asing kepada pasangan Kevin Sanjaya/Marcus Gideon pada saat mereka berhadapan dengan He Ji Ting/Tan Qiang di turnamen Fuzhou China Open 2018.

Saat itu, di game ketiga, pasangan Kevin/Marcus berhasil mengunci kemenangan atas He Ji Ting/Tan Qiang usai bertanding dalam babak rubber game di Fuzhou China Open 2018 yang berakhir dengan skor 25-27, 21-17, 21-15.

Di game kedua ketika kedudukan 10-6, komentator asing membahas betapa luar biasanya pengaruh yang diberikan oleh pasangan Kevin Sanjaya/Marcus Gideon di dunia bulutangkis khususnya sektor ganda putra.

“Kamu tahu semenjak Gideon dan Sukamuljo muncul di pentas dunia, dan mereka bermain dengan luar biasa cepat dibandingkan dengan kebanyakan pasangan ganda putra saat itu, dan saya pikir telah terjadi perubahan cara bermain semua ganda putra saat ini,” ujar salah satu komentator asing Gillian Clark.

Baca Juga :   KPU RI: Kesiapan Pilkada Serentak 2024 Sudah 99%

Dilansir dari Indosport.com, lebih lanjut komentator asing yang mengomentari laga Kevin/Marcus kontra pasangan China di turnamen Fuzhou China Open 2018 menyebut kalau gaya bermain cepat yang diperagakan oleh The Minions sedikit banyaknya telah mengubah gaya bermain di sektor ganda putra saat ini.

“Adu drive cepat dan kemampuan mendominasi net. Jadi mungkin mereka mengubah sedikit banyaknya gaya permainan di sektor ganda putra saat ini,” lanjutnya.

Senada dengan komentator asing yang lain, komentator Steen Pedersen juga mengakui hal serupa.

Menurutnya, pasangan ganda putra Indonesia itulah yang memulainya dan mengubah gaya permainan di sektor ganda putra jadi lebih cepat ritmenya. “Aku pikir kamu benar, itu semakin cepat sekarang dan Indonesia yang memulainya,” kata Steen Pedersen.

Pasangan Kevin Sanjaya/Marcus Gideon sendiri telah mengoleksi empat gelar Fuzhou China Open di mana gelar keempat mereka raih di tahun 2019 lalu dan tiga tahun sebelumnya secara berturut-turut.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf
SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus
PUNCAK HAJI: Pemerintah Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina
KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara
KEMENHUT Tahan Tersangka Penyelundup 3 Ton Sisik Trenggiling
BGN Tangguhkan 1.152 SPPG Wujud tak Ada Kompromi untuk Standar MBG
JEMAAH Diimbau Siapkan Stamina Hadapi Rute Mina ke Jamarat
SEMBILAN WNI Korban Penahanan Israel Kembali ke Tanah Air

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:44

SAPI KURBAN NGAMUK Lepas dari Ikatan Seruduk Seorang Warga Hingga Tewas

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:37

SEPAKAT Bentuk Pansus, DPRD Kalsel : Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:28

AKSI RATUSAN SOPIR Truk Menuntut Ketersediaan Solar Bersubsidi di DPRD Tabalong

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:13

PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:37

SPN POLDA KALSEL Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:09

PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:54

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca