MERESAHKAN Akhirnya Dewan Adat Dayak dan Kerukunan Bugis Sambangi Mapolda Kalsel Samakan Persepsi

- Penulis

Kamis, 14 November 2019 - 17:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Karena ada suatu pemberitaan pada salah satu media online berawal soal permasalahan lahan, yang dinilai sangat meresahkan, bisa SARA akhirnya orang-orang dari Dewan Adat Dayak dan Kerukunan Bugis (Sulawesi Selatan) sambangi Mapolda.

Perwakilan dua etnis itu langsung diterima Wakapolda Kalsel Brigjen Polisi Aneka P, Kamis (14/11).

Pada intinya samakan persepsi, kalau kondisi di wilayah Kabupaten Kotabaru, hingga kini kondusif.

Dan menepis dalam pemberitaan yang disebut-sebut karena persoalan lahan, akan terjadi `pendudukan suatu ektis dan pertumpahan darah’.

Itu semua sama sekali tak benar dan hingga kini Kotabaru khususnya tetap damai dan kondusif,” kata Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan, yang ada di Kalsel, Ahmad Alim Bahri, kepada awak media, usai bertemu Wakapolda Kaklsel.

“Kita di sini hadir pula dari Dewan Adat, selaku Ketua Umum Umat Beragama  Kaharingan Indonesia di Kalimantan,” ujarnya.

Pada prinsifnya dalam berita tak  benar adanya,  terbukti , dan kami  merasa lega.  Kerukunan etnis, Insnyaallah tetap terjaga,” ucapnya.

Harapan kedepannya, sama-sma menjaga kerukunan etnis di Kalsel, yang semakin baik dalam rangka kekuatan senergitas dalam membangun kalsel lebih maju lagi dimasa depan

Baca Juga :   SERTIJAB Kapolsekta Banjarmasin Barat, Begini Pesan Kapolresta

Hal senada diungkapkan Sukirman, Ketua Umum Umat Bergama  Kaharingan Indonesia di Kalimantan, membantah soal kata-kata ancaman itu.

“Memang saya bicara di media, tapi tidak tentang soal etnis hingga, yang dinilai meresahkan tersebut,” ucap Sukirman.

Sukirman juga mengaku kenal baik dengan, Bujino AS, yang dari Forum Intelektual Dayak Internasional di Kalimantan Selatan.

“Tapi saya tidak ada yang sifatnya provokasi. Persoalan di lapangan disebjut-sebut tentang lahan, tidak ada permasahan menyangkut dirinya sebagai dari Pembina Kaharingan.

Saya juga tidak ada kepentingan soal tanah, sepeti diributkan,” beber Sukirman.

“Yang jelas Dayak dan Bugis aman di Kotabaru dan silaturahmi tetap terjaga.

NKRI harga mati, tambah Sukirman yang tinggal di  Desa Hanpang Kotabaru ini menambahkan.

Saat itu mereka juga mengadukan permasalahaan ke Sentra Pelayanan Kepolisiain Terpadu (SPKT) dan dilanjjutkan ke Dit Reskrimum Polda Kalsel serta juga sampaikan ke Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kalsel. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju
PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi
KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban
TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura
SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura
DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3
PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin
4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 23:41

GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju

Minggu, 19 April 2026 - 15:57

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 15:18

KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban

Sabtu, 18 April 2026 - 23:27

SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura

Sabtu, 18 April 2026 - 17:58

DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3

Jumat, 17 April 2026 - 21:53

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 20:09

PRESIDEN Terbitkan Tiga Regulasi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru

Pekerja menyusun tabung gas LPG yang kosong untuk dimasukkan ke dalam kontainer di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Maluku Utara, Selasa (30/12/2025). (Dok Antara)

Bisnis

HARGA LPG 12 Kg Naik jadi Rp228 Ribu per Tabung

Minggu, 19 Apr 2026 - 23:12

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca