Menteri ESDM dan PT MCM Menang terhadap Gugatan Walhi Kalsel

- Penulis

Senin, 22 Oktober 2018 - 19:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kalimantan Selatan dan masyarakat Bumi Antasari harus puas menerima putusan Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, Senin (22/10/2018).

Pasalnya sidang putusan yang dipimpin oleh majelis hakim, Sutiyo tersebut menyatakan bahwa menolak gugatan Walhi Kalsel atas Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) serta PT Mantimin Coal Mining (MCM) yang melakukan penambahan di Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan. Bukan hanya itu, Walhi Kalsel harus membayar biaya perkara sebesar Rp21.271.000.

Direktur Eksekutif Walhi Kalsel, Kisworo mengatakan bahwa sidang gugatan tersebut dimenangkan oleh Menteri ESDM dan PT mantimin Coal mining.

Pihaknya, sangat menyesalkan keputusan majelis hakim PTUN Jakarta tersebut. Apalagi menurutnya, sidang tersebut telah berjalan hampir 8 bulan lamanya.

Lelaki yang biasa dipanggil Cak Kis ini menambahkan ihwal keputusan majelis hakim tersebut sama saja mencederai masyarakat Kalimantan Selatan khususnya masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang mayoritas menolak izin Tambang Batubara PT Mantimin Coal Mining tersebut. Tegasnya, keputusan itu juga mencederai hukum yang ada di Indonesia.

Baca Juga :   Mengapa Gugatan Terhadap PLN Diajukan ke PTUN ?

Walau demikian, pihaknya tetap semangat dan terus perjuangan serta berusaha untuk menyelamatkan Hutan Meratus. Tidak sampai di situ, Walhi Kalsel merasa tidak puas dengan keputusan tersebut dan akan melakukan banding di Peradilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta.

” Kita masih merapatkan, Insya Allah akan ada banding,” pungkasnya.

(BY)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MEMBANGGAKAN Sari Patin Kayu Tangi Juara Terbaik 1 Patuh Pajak Selama 4 Tahun Berturut-turut
KASUS PENYADAPAN ILEGAL: Kapolri Bentuk Tim Khusus
AHLI ULM Beberkan Dampak Teknis Pemadaman Listrik Kalselteng di  PTUN Banjarmasin
SIDANG TUDINGAN IJAZAH PALSU: Jokowi Salami Roy Suryo Usai Bersaksi
LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob
AKSI SERIBU LILIN LPI di 10 Provinsi Minta Polri Usut Kasus Penyadapan
18 JUTA KELUARGA Terdaftar Perlinsos Digital
KORUPSI TAMBANG BATU BARA: Samin Tan Didakwa Rugikan Negara Rp 17,7 T

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21

KASUS PENYADAPAN ILEGAL: Kapolri Bentuk Tim Khusus

Kamis, 5 November 2026 - 21:46

SIDANG TUDINGAN IJAZAH PALSU: Jokowi Salami Roy Suryo Usai Bersaksi

Kamis, 5 November 2026 - 21:33

LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob

Kamis, 5 November 2026 - 20:20

18 JUTA KELUARGA Terdaftar Perlinsos Digital

Kamis, 5 November 2026 - 19:47

KORUPSI TAMBANG BATU BARA: Samin Tan Didakwa Rugikan Negara Rp 17,7 T

Kamis, 5 November 2026 - 19:40

LUAS KARHUTLA Kalteng Meningkat

Kamis, 5 November 2026 - 19:35

TERBUKTI TERIMA SUAP, Eks Ketua Ombudsman Divonis 5 Tahun Penjara

Kamis, 5 November 2026 - 15:52

UPDATE, Tiga Personel TNI AD Gugur Musibah Helikopter Mi 17 di Kalteng

Berita Terbaru

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dan Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Dr Suhermanto menggelar jumpa pers terkait perkembangan kasus penyadapan Presiden Prabowo di Jakarta, Kamis (5/11/2026) malam. (CNN Indonesia TV)

Headline

LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob

Kamis, 5 Nov 2026 - 21:33