MENGERIKAN ! Seorang Bidan di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Dibunuh, Anaknya Luka Parah Ditikam

- Penulis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 00:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rumah korban  di Jalan Kelayan A Gang Amtasari 2 RT 06 Banjarmasin Selatan, yang terjadi penganiyaaan, Senin (20/10/2025) malam, sekitar pukul 20.00 WITA. (SuarIndonesia/DO)

rumah korban di Jalan Kelayan A Gang Amtasari 2 RT 06 Banjarmasin Selatan, yang terjadi penganiyaaan, Senin (20/10/2025) malam, sekitar pukul 20.00 WITA. (SuarIndonesia/DO)

SuarIndonesia –  Bidan Rahmaniah  (58) bersama anaknya Rina Mutia (24), jadi korban penganiayaan yang terjadi di rumahnya, Senin (20/10/2025) malam, sekitar pukul 20.00 WITA.

Kedua Korban diketahui warga Jalan Kelayan A Gang Amtasari 2 RT 06 Banjarmasin Selatan.

Korban Rahmaniah mengalami luka di sekujur tubuh sehingga berakhir meninggal dunia,  sedangkan anaknya juga luka parah akubat ditikam, masih dalam perawatan medis.

Kejadian mengerikan ini, bikin geger warga sekitar. Ketika itu dengar teriakan korban Rina,  dan mendatangi lokasi kajadian namun pelaku keburu kabur.

Di lokasi bidan Rahmaniah tergeletak, lalu dibawa ke Intalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah Banjarmasin, namun korban sudah dinyatakan meninggal dunia.

Dari keterangan Evi (64), tertangga kotban, bahwa saat itu dirinya sedang berada di dalam rumah, lalu anak mendengar teriakan dari luar

Baca Juga :   BAYI TERLEMPAR KE SUNGAI Martapura Bersama Sang Nenek Ketika Kelotok Tambrak Tiang Penyangga Dermaga

Mendengar teriakan itulah saya langsung keluar rumah, dan menuju samping rumah, ternyata korban sudah tak berdaya lagi.

“Waktu itu korban hanya menggunakan sarumg , padahal korban selama ini orang baik tak pernah menyinggung orang,” ucapnya.

Ada dugaan motif perampokan, namun sisi lain dari keterangan ada pula soal dendam.

Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Christugus Lirens, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa ini, namun belum belum bisa memastikan  penyebab pastinya (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEORANG PELAJAR Ditemukan Mengapung di Sungai Martapura, Kawasan Kampung Hijau
DISDIKBUD KALSEL: Sekolah Gelar Perpisahan Siswa Diminta tanpa Pungutan
DAMKAR KALSEL Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla
SEORANG DUDA Warga Kuin Banjarmasin Akhiri Hidup Gantung Diri
PRIA LANSIA Dua Anak Dibunuh Kakak Ipar, Sang Istri Histeris
BEROMPI ORANYE, M SEILI Mantan Polisi Pecatan Pembunuh Mahasiswi ULM Sidang Perdana Disaksikan Orangtua Korban
MENDAGRI TITO: Kebijakan WFH Diumumkan Hari Selasa Ini
TONGKANG Pengangkut BBM Terbakar, Seorang ABK Ditemukan Kondisi Tubuh Hangus

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 00:36

234 PELAJAR SMPN 1 Muara Teweh Siap Ikuti TKA Berbasis Chromebook

Senin, 30 Maret 2026 - 23:58

TONGKANG Pengangkut BBM Terbakar, Seorang ABK Ditemukan Kondisi Tubuh Hangus

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:54

PASTIKAN STATUS LANAL Banjarmasin Menjadi Tipe A, Komisi I DPR RI Terus Mendorong

Sabtu, 28 Maret 2026 - 00:16

SEORANG WANITA Ingin Bunuh Diri Terjun dari Jembatan

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:36

MOTIF MUTILASI Gegara Dituduh Selingkuh, Pelaku Suami Siri dan Rekannya

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:04

POTENSI EL NINO “Godzilla” Mengintai, Waspada Karhutla di Kalimantan

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:27

KEMENTERIAN PU Kerahkan 1.461 Alat Berat Tangani Infrastruktur Jalan, di Kalimantan Disiapkan 233 Unit DRU

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:53

TERCATAT Ada 56.904 Penumpang Mudik Lebaran Tahun 2026, Telah Diantisipasi Pelindo Sub Regional Kalimantan

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi WFH. (Dok. Ericsson)

Nasional

KEBIJAKAN WFH 1 Hari bagi ASN Berlaku Tiap Jumat

Selasa, 31 Mar 2026 - 20:50

Foto Ilustrasi - Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) di salah satu SPBU Pertamina. (Dok Pertamina)

Nasional

PEMERINTAH RI: BBM Subsidi dan Non Subsidi tidak Naik

Selasa, 31 Mar 2026 - 20:24

Wahyudi Anas, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dalam konferensi pers di Kantor BPH Migas Jakarta, Selasa (31/3/2026). (Antara/Putu I Savitri)

Bisnis

BPH MIGAS: Belum Ada Pembatasan Pembelian BBM Subsidi

Selasa, 31 Mar 2026 - 20:12

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca