SuarIndonesia – Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon, disela hadiri puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (9/2/2025).
Ia, sempatkan pula sebelum itu ‘sowan’ atau berkunjung ke tempat tinggal pelukis, Misbach Tamrin serta melihat wisata Religi dan Budaya di Banjarmasin, Sabtu (8/2/2025).
Ketika di Wisata Religi dan Budaya di Banjarmasin, Menbud serius mengamati apa terpandang di matanya.
Bahkan di Museum Kayuh Baimbai banyak lihat lukisan didampingi Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina.
Fadli Zon, yang bergelar Datuak Bijo Dirajo Nan Kuniang, seorang politikus dan mantan aktivis Indonesia mengatakan, Museum Kayuh Baimbai merupakan museum yang memberikan visi atau informasi yang sangat menggambarkan Kota Banjarmasin karena letaknya di tepi Sungai Martapura.
“Saya melihat bahwa ini adalah salah satu museum yang memberikan visi tentang lahirnya Kota Banjarmasin yang dulu memang kota sungai,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peninggalan budaya material seperti senjata-senjata tradisional menambah nilai informatif.
Fadli Zon berharap keberadaan museum harus tetap hidup untuk menjadi jembatan bagi generasi sekarang untuk mengenal sejarah dan kebudayaan asli lokal.
“Tanpa adanya museum mungkin kita kesulitan untuk menjembatani masa lalu dengan masa kini.
Kita berharap museum ini memiliki aktivitas untuk literasi edukasi tentang kota, tentang sejarahnya, budayanya, dan peradabannya,” ucapnya.
“Semoga terus dikembangkan. Para kolektor yang ingin menitipkan barangnya yang punya nilai sejarah bisa di Museum Kayuh Baimbai.
Semoga bisa kita kelola dengan sebaik-baiknya,” sambung Walikota.
Fadli Zon bersama rombongan juga berziarah ke Makam Sultan Suriansyah dan Makan Pangeran Antasari, serta melaksanakan ibadah di Masjid Sultan Suriansyah.
Bahkan Fadli Zon silaturahmi ke rumah Misbach Tamrin di Jalan Darma Budhi, Banjarmasin. (*/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















