MELALUI LPM, Kesbangpol Sosialisasikan Pendidikan Politik

- Penulis

Kamis, 14 November 2019 - 20:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Badan Kesbangpol Kota Banjarmasin kembali menggelar sosialisasi pendidikan politik melalui pengembangan kapasitas lembaga kemasyarakatan meliputi Karang Taruna, RT, RW PKK serta Posyandu di Aula Kelurahan Kuin Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kamis (14/11/2019).

Sosialisasi tersebut menggandeng akademisi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Siti Hamidah dan diikuti oleh seluruh Ketua RT lingkup Kelurahan Kuin Selatan serta masyarakat setempat.

Siti Hamidah mengatakan untuk mencapai politik yang bersih harus dimulai dari kalangan bawah berupa penguatan kelembagaan kemasyarakatan seperti RT, RW dan lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM) lainnya yang ada di kawasan setempat.

“Peran LPM ini sangat penting untuk pengembangan partisipasi masyarakat agar tercipta demokrasi partisipatif dalam penyelenggaraan pemerintah,” bebernya.

Tidak hanya penyelenggaraan pemerintah, peran LPM juga berdampak pada pengelolaan pembangunan di sebuah daerah.

Menurutnya salah satu faktor yang menentukan keberhasilan penguatan kelembagaan adalah adanya kemampuan dari SDM dan lembaga itu sendiri.

Atas dasar hal itu, ia membeberkan dalam rekruitmen pengurus lembaga kemasyarakatan harus memenuhi syarat minimal, berupa WNI, penduduk setempat, mempunyai kemampuan, kemauan dan kepedulian hingga bersedia dicalonkan menjadi pengurus.

Baca Juga :   PLN Palangka Raya Digeruduk Massa

“Kemampuan strategi melaksanakan capaticy building juga harus dituntut dalam hal ini,” ujarnya.

sementara itu, di sisi lain, ia berasumsi ada dua jenis politik yakni politik kotor meliputi golongan yang menjadikan politik sebagai alat untuk memperoleh kekuasaan, kekayaan dan keuntungan untuk diri sendiri dengan mengorbankan hak masyarakat.

Sedangkan politik bersih adalah suatu rangkaian usaha bagi masyarakat untuk mencapai tujuan bersama dalam rangka menciptakan tatanan kehidupan yang diharapkan.

“Seperti rasa aman, damai, sejahtera dan bermartabat,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

POLRESTA BANJARMASIN Tuntaskan 94 Perkara, Curat dan Pencurian Biasa Mendominasi
BERSIHKAN Sungai Pemurus Baru, Polisi Tekankan Pentingnya Kesadaran Warga
KEBAKARAN LAGI di Kompleks DPR Banjarmasin Barat, Terekam CCTV Sebelum Berkobar Ada Sosok Pria di Lokasi
ANAK BEKANTAN Terpisah dari Induk
HARI KE-20: 12 Nama Korban KM Virgo Transport 8 yang Teridentifikasi Tim DVI
SYAHGANDA Nainggolan jadi Kepala Bakom
26 ANGGOTA Wantimpres Dilantik Presiden Prabowo
PANGERAN Khairul Saleh Minta Pengunduran Diri Dirjen Pas Ditangguhkan, Soroti Kasus Lapas Cibinong

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:51

HARI KE-20: 55 Korban KM Virgo Transport Masih Dicari, Korban Meninggal 80 Orang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:37

ANAK BEKANTAN Terpisah dari Induk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:28

KORUPSI Dana Desa: Pasutri Jadi Tersangka, Negara Rugi Rp 490 Juta

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:19

KASUS KARHUTLA KOTIM: 11 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 30 September 2026 - 21:23

TIGA JAM Naik Perahu Tangani Karhutla Tahura Isen Mulang Sebangau Berkah

Rabu, 30 September 2026 - 21:15

HARI KE-18: SRU Darat Temukan 4 Korban KM Virgo di Kalteng

Selasa, 29 September 2026 - 22:01

PENEGAKAN HUKUM 130 Laporan Karhutla Kalteng

Minggu, 27 September 2026 - 00:19

KARHUTLA di Kalteng 12 Perkara Libatkan Korporasi, 38 Jadi Tersangka

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca