MASYARAKAT Diminta Waspadai Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

- Penulis

Selasa, 30 Desember 2025 - 20:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan lebat melanda kota Palangka Raya beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)

Hujan lebat melanda kota Palangka Raya beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Tengah Stasiun Tjilik Riwut Palangka Raya mengimbau masyarakat di provinsi setempat mewaspadai potensi hujan lebat disertai angin kencang selama tiga hari mendatang.

“Kami juga mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang di sebagian besar wilayah Kalteng,” kata Prakirawan BMKG Stasiun Tjilik Riwut Palangka Raya Chandra Mukti Wijaya di Palangka Raya, Selasa (30/12/2025).

Wilayah Provinsi Kalteng itu meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Sukamara, Lamandau, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya.

Masyarakat di 13 kabupaten dan satu kota di Kalteng juga diminta waspada dampak bencana yang ditimbulkan dari hujan lebat disertai angin kencang dan petir tersebut.

“Antara lain genangan air, banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang,” kata Chandra.

Dia menerangkan, sebelum terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir akan terlihat pertumbuhan awan konvektif atau awan Cumulonimbus (CB).

“Gelombang Rossby Ekuator yang secara spasial terpantau aktif di wilayah Kalimantan bagian selatan yang berpotensi menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut,” katanya.

Dia menerangkan, daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) terpantau di wilayah Kalimantan Tengah. Kondisi ini juga mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang wilayah tersebut.

“Didukung oleh kelembaban udara yang cukup basah, labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal juga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Kalteng,” katanya menambahkan.

Dia menambahkan, pertumbuhan awan CB yang biasanya terlihat gelap ini merupakan tanda-tanda terjadinya hujan disertai angin kencang diikuti sambaran petir. Untuk itu jika warga saat melihat fenomena tersebut agar waspada dan segera mencari tempat berteduh, namun tidak di bawah pohon.

Baca Juga :   KAPOLDA Kawal Penanganan Karhutla di Kotim

Selanjutnya, umumnya suhu udara berkisar antara 23 hingga 33 derajat celcius. Kelembaban udara berkisar antara 60 hingga 100 persen. Angin umumnya bertiup dari Timur menuju Barat Daya kecepatan berkisar antara 5 hingga 20 km/jam.

“Saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan petir, masyarakat harus segera mencari tempat berlindung yang aman seperti di dalam rumah atau gedung,” ucapnya.

Masyarakat juga harus menjauhi papan reklame atau baliho, pohon besar, dan tidak berada di lapangan atau tempat terbuka untuk menghindari sambaran petir.

“Kami juga mengimbau masyarakat Kalteng agar mewaspadai potensi hujan lokal intensitas sedang hingga lebat dengan durasi singkat, yang dapat disertai petir kilat dan angin kencang ataupun angin puting beliung,” kata Chandra, melansir dari AntaraNews.

Pihaknya secara berkala juga selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait lain untuk menggambarkan potensi dan perkembangan cuaca terbaru guna antisipasi bencana.

Untuk dapat memperbaharui informasi perkembangan cuaca, masyarakat dapat mengakses laman resmi BMKG, aplikasi BMKG dan berbagai media sosial BMKG. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIGA JAM Naik Perahu Tangani Karhutla Tahura Isen Mulang Sebangau Berkah
HARI KE-18: SRU Darat Temukan 4 Korban KM Virgo di Kalteng
PENEGAKAN HUKUM 130 Laporan Karhutla Kalteng
KARHUTLA di Kalteng 12 Perkara Libatkan Korporasi, 38 Jadi Tersangka
KABUT ASAP di Kalteng, Evakuasi Korban KM Virgo Terpaksa Jalur Darat
3 KURIR Narkoba Tertangkap Bawa 16,3 Kg Sabu dari Kalbar ke Palangka Raya
DITANGKAP Usai Bakar Rumput Halaman Rumah
KMT ELISABET TENGGELAM: 5 Awak Hilang Telah Teridentifikasi

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 21:26

TAMPIL di Podcast OBLIGASI Bank Kalsel, Wali Kota Yamin Ajak Warga Pilah Sampah

Rabu, 30 September 2026 - 21:15

HARI KE-18: SRU Darat Temukan 4 Korban KM Virgo di Kalteng

Rabu, 30 September 2026 - 20:46

PERKARA KORUPSI PT Asabaru Balangan Dua Terdakwa Divonis Penjara dan Denda

Rabu, 30 September 2026 - 14:06

TRAGEDI Alfamart Gambut, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Selasa, 29 September 2026 - 22:54

SUARA LEDAKAN dan Membara di Alfamart Km  13 Gambut, Seorang Terduga Pelaku Diamankan

Selasa, 29 September 2026 - 18:23

POLISI Telusuri Penyebab Kecelakaan Maut dengan Korban Siswi SMA di Banjarmasin

Selasa, 29 September 2026 - 15:20

CECERAN SOLAR di Jalan Antasari Depan RS Sari Mulia Banjarmasin, Sejumlah Pengendara Terjatuh

Selasa, 29 September 2026 - 14:52

SEORANG WARGA KALSEL Laporkan Dugaan Ancaman Oknum Polisi, Diapresiasi Respons Divisi Propam Polri

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca