MASSA Mendesak dan Minta Ketegasan Bawaslu Kelanjutan Soal Pernyataan Denny Indrayana

- Penulis

Kamis, 20 Mei 2021 - 17:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Massa gabungan Forum Peduli Bangsa (FORPEBAN) dan Ikatan Putra Putri Banua (IPPB) kembali mendatangi Bawaslu Kalsel.

Itu terkait tak ada kejelasan soal pernyataan Denny Indrayana tentang Pemilih di Banjarmasin dalam Pilkada 2020 lalu, kalau memilih karena diberi uang atau disogok,

“Kami mempertanyakan soal laporan kami tentang dugaan penyebaran hoax yang dilakukan Denny Indrayana yang merusak harkat dan martabat rakyat Kalsel khususnya,” ucap Din Jaya kepada awak media, Kamis (20/5/2021)

Din Jaya meanggap Bawaslu tidak cukup tegas, bagaimana tidak, Denny saat dipanggil tak kunjung datang, Bawaslu tak memepersoalkan.

Hal itu dan menganggap laporannya tidak ada unsur pembuktian.

“Sudah diklaim oleh lembaga survei SMRC bahwa tidak pernah ada survei yang dikatakan oleh Deny tersebut, mengapa Bawaslu membela orang yang tidak benar,” tegas Din Jaya.

Tak hanya Bawaslu, mereka juga melakukan unjuk rasa di Kejaksaan Tinggi untuk mengadukan hal yang sama.

Baca Juga :   REALISASI Investasi di Kalsel Peringkat 17 Nasional

“Kami tunggu hingga hari senin depan, apabila Bawaslu tidak tegas, kami akan kembali,” katanya.

Sementara Humas Bawaslu Kalsel, Dody Yulihartanto menjawab hal tersebut, ia mengatakan sudah melakukan pemanggilan kepada Denny Indrayana.

Namun Denny tak menggubris pemanggilan tersebut. “Kami 2 kali memanggil Denny Indrayana namun tidak pernah datang,” ujar Dody lagi.

Meski berdasarkan aturan Bawaslu hanya bisa memanggil 2 kali tapi pendemo desak bawaslu untuk memeriksa denny terkait kasus tersebut.

“Atas nama Bawaslu, akan panggil kembali Denny menindaklanjuti laporan masyarakat,” ucap Dody

Sebelumnya, Kasus laporan ini berawal dari Pernyataan Deny Indrayana yang mengutip Lembaga Survei SMCR.

Sementara itu dilain sisi pihak SMCR sendiri telah membantah pernyataan Denny Indrayana tersebut. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla
PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau
TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM
JASAD MEMBUSUK Tergantung di Pohon Ditemukan Seorang Pelajar
JARINGAN NARKOTIKA Antarprovinsi 59 Pelaku Diringkus Polda Kalsel, Barang Bukti Sabu 75,2 Kg dan 15.742 Ekstasi
HARGA “BAPOKING” di Pasar Antasari Banjarmasin Ditemukan di Atas Ketentuan
SABU 43,8 KILOGRAM Disita Polda Kalsel dari Pelajar, Kaki Tangan Gembong Fredy Pratama
5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 23:56

TIGA POTONGAN Jari dalam Toples, Identitas Masih Misteri!

Senin, 13 April 2026 - 23:06

TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM

Senin, 13 April 2026 - 15:55

JARINGAN NARKOTIKA Antarprovinsi 59 Pelaku Diringkus Polda Kalsel, Barang Bukti Sabu 75,2 Kg dan 15.742 Ekstasi

Senin, 13 April 2026 - 12:52

SABU 43,8 KILOGRAM Disita Polda Kalsel dari Pelajar, Kaki Tangan Gembong Fredy Pratama

Minggu, 12 April 2026 - 22:29

5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim

Sabtu, 11 April 2026 - 19:15

KERIBUTAN SEKELOMPOK REMAJA Bersenjata Tajam di Keramat Banjarmasin, Polisi Bertindak

Sabtu, 11 April 2026 - 17:38

DERMAGA PASAR TERAPUNG di TMII jadi Etalase Budaya Kalsel dengan Dihadirkan Jukung Tradisional

Jumat, 10 April 2026 - 23:21

PRESIDEN PRABOWO: Halangi Satgas PKH Berarti Hambat Presiden

Berita Terbaru

H Muhidin, Gubernur Kalsel. (detikKalimantan/Khairun Nisa)

Kalsel

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:16


Pesut mati terbelah akibat pukat kurau di Tana Tidung, Kaltara. (dok Dinas Perikanan Pemkab KTT)

Kaltara

PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:10

Foto ilustrasi Selat Hormuz. (Anadolu)

Internasional

CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz

Senin, 13 Apr 2026 - 23:17

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca