SuarIndonesia – Enam ruangan difabel yang disediakan di Rumah Susun Dewan (Rusunawa) Teluk Kelayan, Kelurahan Kelayan Barat, hingga saat ini masih kosong.
Fasilatas yang disediakan khusus untuk mengakomodir keperluan para penyandang disabilitas di Rusunawa itu rupanya sepi peminat.
“Sampai saat ini dari enam ruangan, masih belum terisi sama sekali,” ucap Staf Admin UPT Rusunawa Teluk Kelayan, Yasir, Kamis (12/3/2020).
Yasir mengatakan, sejak dioperasionalkan pada awal 2020 lalu memang belum ada sama sekali penyandang disabilitas yang mendaftarkan diri.

Padahal, pihaknya sudah mensosialisasikan keberadaan Rusunawa yang dibangun oleh pemerintah pusat itu dengan cara menyebar booklet di setiap kecamatan dan kelurahan.
“Semalam ini kita sudah bagi segala selebaran , di kecamatan, kelurahan, sementara promosi lewat itu saja,” jelasnya.
Selain itu, dari 58 ruangan yang tersedia, saat ini sudah ada 21 yang terisi. Rata-rata mereka berprofesi sebagai pedagang, dan karyawan swasta.
Yasir melanjutkan, bahwa peminta Rusunawa tipe 36 ini banyak diminati. Ini terbukti dari banyaknya yang mendaftar. Namun, tak semua pelamar bisa diterima.
Kebanyakan mereka gugur lantaran tak memenuhi syarat. “Syarat di antaranya harus berkeluarga, dan gaji per bulan di bawah Rp3 juta. Sebenarnya banyak yang daftar tapi bujangan,” tukasnya. (SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















