SuarIndonesia — Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin terus melakukan monitoring harga Minyakita di pasaran. Beberapa kali masih ditemukan pedagang yang menjual di atas harga eceran tertinggi (HET).
“Beberapa kami tegur dan berjanji tidak mengulangi. Besoknya kami pantau memang sudah tidak menjual di atas HET,” ujar Kepala Bidang Perdagangan Disperdagin Banjarmasin, Faisal Akly, Senin (2/2/2026).
Akly menyebutkan, bahwa HET Minyakita yakni di harga Rp 15.700 per liter. Namun, sebagian pedagang menjual di harga Rp 16 ribu dengan dalih tidak ada kembalian kecil.
Monitoring di sejumlah pasar pun dilakukan, hasilnya, beberapa pedagang didapati menjual minyak dengan harga jauh di atas HET. Akly menilai, hal ini karena minyak yang diambil berasal dari beberapa tangan.
“Jadi dari awal (pedagang) sudah mengambil harga tinggi, sehingga dijual lagi dengan harga tinggi untuk mengambil untung. Itu karena mengambil tidak dari tangan pertama atau distributor,” ujar Akly dikutip SuarIndonesia dari detikKalimantan, Senin (2/2/2026).
Disperdagin pun siap menindak oknum pedagang nakal yang sudah ditegur namun tak mengindahkan. Bahkan tak segan memberhentikan proses pendistribusian minyak ke pedagang tersebut.
“Kita akan berhentikan dia menerima distribusi minyak, sehingga dia tidak bisa lagi mengambil minyak dengan harga murah,” tegasnya.
Sementara itu, pantauan detikKalimantan di pasar Harum Manis Banjarmasin, sejumlah pedagang menyebut harga Minyakita per dus dengan isi 12 liter dibanderol Rp 200 ribuan. Hal ini karena pedagang mengambil dari agen dengan harga Rp 199 ribu per dus.
“Harga per dus itu Rp 200 ribuan. Kalau dari agen Rp 199 ribu per dus, yaitu Rp 16.500 an per liternya,” ujar Abi, bukan nama sebenarnya.
Abi pun enggan berkomentar banyak soal harga ecer yang sudah ditetapkan. Ia berdalih, hanya mengambil untung dari jualan yang ia kerjakan.
“Silakan tanya agen langsung soal itu, saya hanya menjual kembali (reseller) saja. Tidak tahu HET,” pungkasnya. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















