MASIH Ada Minyakita di Atas HET di Banjarmasin

- Penulis

Senin, 2 Februari 2026 - 20:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minyakita di Pasar Harum Manis Banjarmasin. (Foto: detikKalimantan/Khairun Nisa)

Minyakita di Pasar Harum Manis Banjarmasin. (Foto: detikKalimantan/Khairun Nisa)

SuarIndonesia — Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin terus melakukan monitoring harga Minyakita di pasaran. Beberapa kali masih ditemukan pedagang yang menjual di atas harga eceran tertinggi (HET).

“Beberapa kami tegur dan berjanji tidak mengulangi. Besoknya kami pantau memang sudah tidak menjual di atas HET,” ujar Kepala Bidang Perdagangan Disperdagin Banjarmasin, Faisal Akly, Senin (2/2/2026).

Akly menyebutkan, bahwa HET Minyakita yakni di harga Rp 15.700 per liter. Namun, sebagian pedagang menjual di harga Rp 16 ribu dengan dalih tidak ada kembalian kecil.

Monitoring di sejumlah pasar pun dilakukan, hasilnya, beberapa pedagang didapati menjual minyak dengan harga jauh di atas HET. Akly menilai, hal ini karena minyak yang diambil berasal dari beberapa tangan.

“Jadi dari awal (pedagang) sudah mengambil harga tinggi, sehingga dijual lagi dengan harga tinggi untuk mengambil untung. Itu karena mengambil tidak dari tangan pertama atau distributor,” ujar Akly dikutip SuarIndonesia dari detikKalimantan, Senin (2/2/2026).

Disperdagin pun siap menindak oknum pedagang nakal yang sudah ditegur namun tak mengindahkan. Bahkan tak segan memberhentikan proses pendistribusian minyak ke pedagang tersebut.

Baca Juga :   MENKUM Supratman Resmikan Posbankum Seluruh Desa di Kalsel

“Kita akan berhentikan dia menerima distribusi minyak, sehingga dia tidak bisa lagi mengambil minyak dengan harga murah,” tegasnya.

Sementara itu, pantauan detikKalimantan di pasar Harum Manis Banjarmasin, sejumlah pedagang menyebut harga Minyakita per dus dengan isi 12 liter dibanderol Rp 200 ribuan. Hal ini karena pedagang mengambil dari agen dengan harga Rp 199 ribu per dus.

“Harga per dus itu Rp 200 ribuan. Kalau dari agen Rp 199 ribu per dus, yaitu Rp 16.500 an per liternya,” ujar Abi, bukan nama sebenarnya.

Abi pun enggan berkomentar banyak soal harga ecer yang sudah ditetapkan. Ia berdalih, hanya mengambil untung dari jualan yang ia kerjakan.

“Silakan tanya agen langsung soal itu, saya hanya menjual kembali (reseller) saja. Tidak tahu HET,” pungkasnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17
DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel
HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI
DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti
SEORANG PEMUDA Warga AKT Banjarmasin Tewas Ditikam Sepulang dari Lokasi Memancing Ikan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 21:22

UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Kamis, 2 April 2026 - 13:08

HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Rabu, 1 April 2026 - 23:53

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca