MASIH Abu-abu, Aksi Tolak Omnibus Law di Banjarmasin

- Penulis

Senin, 5 Oktober 2020 - 22:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Aksi mogok kerja dan turun kejalan oleh kaum buruh sudah ditersiar ke segala penjuru di Indonesia. Tak terkecuali di Kalsel. Para buruh di Banua sudah mengambil ancang-ancang.

Rencananya aksi juga bakal digelar hari ini hingga 8 Oktober mendatang. Rencananya mereka bakal menggelar aksi di depan Kantor DPRD Kalsel, Kota Banjarmasin.

Kendati begitu, hingga kemarin, Senin (05/10/2020), masih belum ada tanda-tanda apakah aksi tersebut bakal jadi digelar Banjarmasin.

Saat dikonfirmasi, Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FPSMI) Kalsel, Yoeyoen Indharto, masih belum bisa memastikannya. “Ini terus kami komunikasikan,” ujarnya.

Yeoyoen mengatakan, hingga saat pihaknya masih menunggu sikap dari aliansi yang lain. Inilah alasannya mengapa aksi yang dijadwalkan mulai hari ini masih belum bisa dipastikan.

“Kami juga terus memantau perkembangan di pusat. Kalau tak bisa besok (hari ini) kemungkinan lusa atau tanggal 8,” katanya.

Dia juga mengatakan, aksi tak menutup kemungkinan bakal digelar setelah Undang-undang Omnibus Law yang dinilai sangat merugikan kaum buruh itu diketuk.

“Atau mungkin sesudah pengesahan. Karena setelah diketuk belum tentu diterapkan secara langsung,” tukasnya.

Sebelumnya, aksi mogok kerja dan unjuk rasa ini bakal direncanakan digelar di depan DPRD Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat Kota Banjarmasin. Sedikitnya sekitar 1.000-1.500 buruh bakal turun ke jalan.

Yoeyoen yang juga menjabat sebagai Presidium Aliansi Pekerja Buruh Banua ini menyadari betapa bahayanya menggelar aksi di tengah kondisi pandemi CoVID-19 seperti saat ini.

Baca Juga :   RUMAH Pengedar Sabu Digerebek Polisi

Namun ada pertimbangan lain mengapa aksi ini harus tetap dilakukan. “Bagi kami, CoVID-19 lambat laun ada vaksinnya. Tapi kalau Omnibus Law sudah disahkan itu anak cucu kita yang menerima akibatnya,” ujarnya.

Adapun Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan mengungkapkan, adanya seruan oleh Ketua Serikat Buruh Nasional di pusat terkait aksi buruh tersebut memang menjadi perhatian berat dari aparat keamanan.

Bahkan, pihaknya di daerah telah melakukan koordinasi dengan Mabes Polri dan Kementerian Tenaga Kerja. Dan pihak berupaya sebisa mungkin untuk meredam aksi tersebut.

“Dari hasil rapat bersama secara daring, bersama dengan Wakapolri dan Menteri Ketenagakerjaan. Untuk mogok kerja buruh secara bersamaan dan unjuk rasa ke DPR RI terkait Omnibus Law, seminimal mungkin akan dikurangi,” bebernya.

Rachmat mengharapkan di Banjarmasin tak ada aksi serupa. Apalagi mengirim perwakilan buruh ke pusat. Mengingat saat ini pandemi CoVID-19 masih mengancam. Yang tak menutup kemungkinan memunculkan klaster baru.

Mencegah hal itu. Rachmat beserta jajarannya juga sudah berkoordinasi ke berbagai pihak. Termasuk serikat buruh yang ada di Banjarmasin.

“Menteri Ketenagakerjaan juga menyampaikan demikian kepada daerah-daerah yang rawan. Kota Banjarmasin, termasuk dalam sorotan,” bebernya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MTQ ke-37 Batola. Jadikan Masyarakat dan Pemerintah yang Agamis
PERLINDUNGAN HUKUM bagi Media Profesional, Begini Penegasaan Dewan Pers
MENTERI P2MI Mukhtarudin Besok Resmikan Migran Center ULM, Kuliah Umum dan MoU
BERGEMA SENI BUDAYA Dilantunkan Ratusan Peserta di Banjarbaru, Kapolda Kalsel : Ini Komitmen Nyata Polri Menjaga Kearifan Lokal
KOMITMEN LKBH ULM Sebagai Rumah Keadilan bagi Masyarakat dan Aktif Penyuluhan – Pendidikan
MEMBARA Rumah Tingkat Dua di Kawasan Jafri Zam-zam Banjarmasin
TIGA PRIA Diamuk Warga, Diduga Ingin Curi Kabel Telkom di Banua Anyar
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:19

PEMKO BANJARMASIN Dukung Layanan Devisa Bank Kalsel untuk UMKM dan Ekspor-Impor

Senin, 22 Juni 2026 - 19:16

PT Bangun Banua Kalsel Apresiasi Tranformasi Bank Kalsel Menjadi Bank Devisa

Senin, 22 Juni 2026 - 19:14

RESMI LAUNCHING, Gubenur Muhidin Ajak Masyarakat Transaksi Devisa di Bank Kalsel

Senin, 22 Juni 2026 - 19:12

BANK KALSEL Resmi Jadi Bank Devisa, Siap Layani Transaksi Internasional

Senin, 22 Juni 2026 - 19:09

OJK Ingatkan Status Bank Devisa Jadi Tantangan Penguatan Manajemen Risiko

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca