MA MENOLAK Kasasi Mantan Ketua KPU Banjarmasin, Tetap Dipenjara 5 Tahun Kasus Kekerasan Seksual Anak

- Penulis

Sabtu, 6 November 2021 - 02:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarmasin Gusti Makmur dalam kasus kekerasan seksual terhadap anak.

Gusti tetap divonis 5 tahun 3 bulan penjara. Gusti mengajukan kasasi atas putusan Pengadilan Tinggi Banjarmasin ke MA pada 26 Maret 2021.

Kasasi terdaftar dengan nomor 1348 K/PID.SUS/2021. MA memutus kasasi kasus tersebut pada 7 Juni 2021.

“Amar putusan: tolak,” dikutip dari situs resmi MA, seperti dilansir CNN Indonesia,  Jumat (5/11/2021).

Dalam salinan putusan banding yang diunggah dalam situs MA, Gusti melakukan kekerasan seksual terhadap anak pada 25 Desember 2019.

Gusti yang juga berstatus sebagai Anggota Komisi Fatwa MUI Banjarmasin mengikuti acara MUI di Hotel Banjarbaru.

Sesaat sebelum meninggalkan hotel, ia menghampiri seorang pegawai magang hotel di toilet.

Awalnya, Gusti meminta nomor pegawai laki-laki yang masih berusia 16 tahun tersebut.

Kemudian, Gusti menyebut sang anak punya tubuh atletis sehingga cocok menjadi aparat tentara atau polisi.

Ia pun mulai meraba dada dan kemaluan pegawai hotel itu.
Gusti juga memaksa tangan kiri korban meremas kemaluannya.

Baca Juga :   DIBUKA KEMBALI Jalan Veteran Sungai Lulut, Pasca Retak dan Ambles

Ia mengajak sang anak untuk jalan-jalan jika sedang tidak bekerja.
Anak laki-laki itu menolak dan meninggalkan Gusti.

Sang korban ketakutan dan melapor ke rekan kerjanya. Rekan kerjanya pun menelusuri Gusti dari nomor ponsel yang diberikan ke korban.

Pengadilan Negeri Banjarbaru memutus Gusti bersalah.
Gusti divonis 5 tahun 3 bulan penjara dan denda Rp200 juta rupiah subsidair 4 bulan penjara. Gusti juga diharuskan membayar restitusi kepada korban sebesar Rp35.562.438.

Gusti melakukan banding ke Pengadilan Tinggi Banjarmasin.
Namun, pengadilan justru menguatkan putusan Pengadilan Negeri Banjarbaru. (*)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan
KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:19

KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terbaru