LOK Batung Kalsel Jadi Contoh Desa Bebas Stunting

- Penulis

Jumat, 19 Juli 2024 - 20:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang ibu mengantarkan sang anak memeriksakan kesehatan dan memberi susu tambahan di Desa Lok Batung, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, Jumat (19/7/2024). [ANTARA/Herlina Lasmianti]

Seorang ibu mengantarkan sang anak memeriksakan kesehatan dan memberi susu tambahan di Desa Lok Batung, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, Jumat (19/7/2024). [ANTARA/Herlina Lasmianti]

SuarIndonesia — Desa Lok Batung, Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, menjadi percontohan desa bebas stunting atau gagal tumbuh kembang pada balita.

Kepala Desa Lok Batung Akhmad Irfani menyatakan sejak dua tahun terakhir ini tidak ditemukan balita yang menderita stunting.

Alhamdulillah, dari total 20 balita di Desa Lok Batung tidak ada yang stunting,” kata Irfani di Paringin, Kabupaten Balangan, kutip AntaraNews, Jumat (19/7/2024).

Irfani mengungkapkan kondisi tersebut sudah berlangsung sejak dua tahun lalu, namun petugas posyandu tetap menggiatkan pemantauan kondisi kesehatan bayi atau balita.

Salah satu kader posyandu Desa Lok Batung Rubiati yakin upaya pencegahan stunting bisa terwujud jika ada kesadaran para ibu memeriksa buah hati secara rutin ke fasilitas layanan kesehatan.

“Melalui WhatsApp grup, kami secara aktif mengingatkan para anggota posyandu untuk rutin melakukan pemeriksaan termasuk konsultasi kesehatan anak,” tutur Rubiati.

Ia pun mengakui para ibu di Desa Lok Batung sangat mendukung program pencegahan stunting, terbukti setiap bulan mengunjungi posyandu.

Rubiati mengungkapkan para balita menjalani pemeriksaan kesehatan, seperti penimbangan dan pengukuran serta mendapatkan makanan tambahan berupa susu dan bubur sesuai umur bayi.

Selain pemberian makanan lokal, Rubiati bersama kader posyandu lain juga mengedukasi masyarakat soal kesehatan agar dapat mempercepat proses perubahan perilaku ibu dan keluarga saat memberi makan yang tepat sesuai dengan umur.

Baca Juga :   KESIAPAN Personel Polresta Banjarmasin Pengamanan TPS

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Balangan Ahmad Sauko mengakui aparat desa dan seluruh masyarakat Desa Lok Batung termasuk kader posyandu dan bidan desa berperan penting menurunkan angka stunting.

“Untuk pertengahan 2024, kita menargetkan jumlah balita di Balangan yang ditimbang sekitar 10.000 bayi dan keberhasilan Desa Lok Batung nol stunting bisa jadi motivasi desa lainnya,” ucap Sauko.

Penimbangan ini dilakukan bidan dan puskesmas kepada seluruh bayi sekaligus untuk mengetahui kondisi pertumbuhan bayi di Balangan.

Sebelumnya, hasil elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) pada Februari dan Juni 2024 menunjukkan 11 desa sasaran di Kabupaten Balangan yang dinilai berpotensi bebas stunting.

Desa tersebut, meliputi Desa Lok Batung, Desa Murung Ilung, Desa Lamida Bawah, Desa Tarangan, Desa Suryatama, Desa Puyun, Desa Gunung Riut, Desa Aniungan, Desa Kasai, Desa Tariwin, dan Desa Lampihong Kanan.

Selanjutnya, hasil verifikasi dan validasi awal Juli 2024, Desa Lok Batung Kecamatan Paringin berstatus bebas stunting dan tiga desa dengan jumlah balita gagal tumbuh kembang satu anak, yakni Desa Aniungan, Desa Murung Ilung, dan Desa Tariwin. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KETUA DPRD Kalsel Cek Lokasi Pengerukan Jalur Sungai Baru Danau Panggang
140 RIBU BUTIR Benih Kelapa Dalam Disalurkan
WARISAN Purba Lembah Kahung
BERBEKAL Karakter dan Ilmu, 97 Peserta PAUD Sabilal Muhtadin Dilepas ke Jenjang SD
PEMABUK MENGAMUK Tikam Teman Gegara Kunci Kontak Motor Hilang saat Membelikan Rokok
TERBAKAR Rumah Milik Pedagang Mainan, Hanya Handuk di Badan Terselamatkan
2 KG SABU Gagal Diedarkan
WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:43

KETUA DPRD Kalsel Cek Lokasi Pengerukan Jalur Sungai Baru Danau Panggang

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:46

WARISAN Purba Lembah Kahung

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:06

BERBEKAL Karakter dan Ilmu, 97 Peserta PAUD Sabilal Muhtadin Dilepas ke Jenjang SD

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:14

PEMABUK MENGAMUK Tikam Teman Gegara Kunci Kontak Motor Hilang saat Membelikan Rokok

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:40

TERBAKAR Rumah Milik Pedagang Mainan, Hanya Handuk di Badan Terselamatkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:26

2 KG SABU Gagal Diedarkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:49

WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:41

1.793 HAJI DEBARKASI Banjarmasin Sudah Pulang

Berita Terbaru

Pertandingan Grip A Piala Dunia 2026, Korea Selatan taklukkan Ceko 2-1, Jumat (12/6) pagi WIB di Stadion Guadalajara, Zapopan, Meksiko. (Foto: REUTERS/Daniel Becerril)

Internasional

PIALA DUNIA 2026: Korsel Comeback Dramatis, Sikat Ceko 2-1

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:38

Hari pertama gelaran Piala Dunia 2026 makin terasa lengkap bagi tuan rumah Meksiko karena tim mereka mampu mengalahkan Afrika Selatan dengan skor 2-0 di laga pertama. (Foto: REUTERS/Kai Pfaffenbach)

Internasional

PEMBUKAAN Piala Dunia 2026 Digelar 3 Kali

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:33

Kalteng

ADHYAKSA FC Berpeluang Bermarkas di Palangka Raya

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:58

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca