Suarindonesia – Perhatian Guberbur Kalsel H Sahbirin Noor bukan hanya isapan jempol. Hal ini dibuktikan tahun ini tak hanya membuat mess atlet tetapi juga melakukan rehab stadion 17 Mei dan meninggikan Lapangan Bola Kayu Tangi Banjarmasin.
Khusus usaha meninggaktkan Lapangan Kayu Tangi dikarenakan memang kondisi lapangan bola kayu tangi sudah lama dibiarkan begitu saja. Apalagi kondisi saat musim penghujan dan air pasang, lapangan spontan terendam hampir separuhnya.
Meskipun demikian, lapangan bola dengan khas pasir kuning yang berlokadi di Jalan Brigjen Hasan Basri dekat bundaran jukung itu, hingga sekarang masih menjadi andalan masyarakat Banjarmasin.
Menanggapi itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Provinsi Kalsel, Drs H Hermansyah, mengatakan, tahun ini lapangan tersebut akan diperbaiki. Saat ini masih dalam tahap lelang.
“Adapun anggarannya kurang lebih 1,7 miliar rupiah yang diambil dari APBD Provinsi Kalsel,” katanya, Rabu (10/07/2019).
Mantan Kadis Kominfo Kota Banjarmasin ini menyebutkan, renovasi lapangan dengan anggaran hanya bisa digunakan untuk meninggikan lapangan. Adapun rencana peninggian lapangan kurang lebih naik satu meter.
“Lapangan itu kondisinya memerlukan peninggian, karena kalau hujan dan air pasang pasti tergenang. Mudahan secepatnya bisa dikerjakan sehingga sarana olahraga masyarakat di Banjarmasin itu bisa digunakan dengan nyaman,” bebernya.
Herman menginginkan, lapangan Kayu Tangi itu dibangun lapangan dengan rumput sintetis. Ia berharap itu bisa dikerjakan, dengan begitu fasilitas olahraga semakin diminati masyarakat.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















