LANGGAR PROKES, Masih Banyak Dilakukan Warga Banjarmasin

- Penulis

Rabu, 25 Agustus 2021 - 23:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengakui bahwa pelanggaran protokol kesehatan (prokes) di kota yang dipimpinnya saat ini masih banyak ditemukan.

Bukan tanpa alasan, hal tersebut diungkapkannya lantaran melihat banyaknya warga yang terjaring operasi yustisi dalam penyekatan di batas Kota Banjarmasin, tepatnya di Posko KM 6 Rabu (25/8/2021) tadi malam.

Alhasil, warga yang kedapatan tak memakai masker tersebut harus menjalani pemeriksaan rapid test antigen gara-gara dianggap melanggar prokes.

“Tadi masih banyak yang tidak memakai masker, sehingga harus kita edukasi da kita ambil sampelnya untuk diperiksa dengan rapid test antigen,” ungkapnya.

Ia meminta agar seluruh warga Banjarmasin untuk selalu menjaga prokes di setiap aktivitasnya.

“Karena pemeriksaan ini kita lakukan tak menentu waktunya,” ungkapnya.

Dengan dilakukannya pemeriksaan rapid test antigen tersebut, menurutnya juga merupakan upaya pihaknya dalam meningkatkan tingkat tracer yang dilakukan oleh Satgas.

“Waktu pemeriksaan ini bisa saja kita lakukan secara acak kapan dan di mana saja seiring dengan perpanjangan waktu penerapan PPKM Level 4 di Banjarmasin,” imbuhnya.

Karena itu Ibnu meminta masyarakat agar bisa bekerjasama untuk membantu peningkatan 3T (Tracking, Testing dan Treatment) dengan disiplin menjalankan prinsip 5M (memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mencuci tangan, menjaga imun tubuh dan mengurangi mobilitas).

“Jadi penyekatan yang kita lakukan ini memang bertujuan untuk mengurangi mobilitas warga. Karena dari penelitian penurunan mobilitas sangat berpengaruh dalam mengurangi angka penularan,” jelasnya.

Baca Juga :   DPRD Minta Kontraktor Pelaksana dan Dinas PUPR Kalsel Memastikan Kondisi Jalan Jalan Veteran Sungai Lulut Bbenar-benar Siap

Kendati demikian, ia mengaku sengaja melakukan pelonggaran khususnya sektor ekonomi lantaran adanya indikator penentuan level PPKM bagi suatu daerah.

“Meski status kita masih di Level 4, tapi tidak semua indikator di kota kita masuk di Level 4. Untuk kasus harian kota berada di Level 3, BOR di Level 2 tapi kasus mingguan kita masih di Level 4. Makanya kita adakan sedikit kebijakan relaksasi pelonggaran di sektor ekonomi,” paparnya.

Namun ia berharap dengan kerja keras yang dilakukan pihaknya selama menjalani status PPKM Level 4 hingga tanggal 6 September mendatang bisa membuahkan hasil untuk menurunkan level.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini berdampak pada penurunan angka di seluruh indikator untuk menurunkan level PPKM. Karena seluruh indikator berada di bawah level 4 untuk bisa menurunkan status level PPKM di tempat kita,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi
PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama
PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:54

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Barito Kuala

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca