KPK: Tak Ada Kesalahan Administrasi saat Sita Ponsel Staf Hasto

- Penulis

Jumat, 21 Juni 2024 - 01:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK menegaskan tak ada kesalahan administrasi ketika penyidik menyita ponsel milik Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan stafnya Kusnadi. [Foto: Istimewa]

KPK menegaskan tak ada kesalahan administrasi ketika penyidik menyita ponsel milik Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan stafnya Kusnadi. [Foto: Istimewa]

SuarIndonesia — Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tessa Mahardhika menegaskan tak ada kesalahan administrasi ketika penyidik KPK menyita ponsel milik Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan stafnya yang bernama Kusnadi.

Ia menjelaskan penyidik KPK sudah menyiapkan administrasi berita acara penyitaan dalam proses penyitaan tersebut.

“Senin, 10 Juni 2024, penyidik membuat administrasi lengkap baik BA Sita dan tanda terima dan sudah ditandatangani oleh penyidik maupun saksi. Jadi tidak ada kesalahan administrasi dalam proses penyitaan dimaksud,” kata Tessa dalam keterangannya, dikutip dari CNNIndonesia, Kamis (20/6/2024).

Tessa mengatakan Kusnadi justru membawa dokumen tanda terima yang belum final atau masih berbentuk koreksian. Sementara, tanda terima final yang sudah ditandatangani oleh Kusnadi dan penyidik malahan tidak dibawa.

“Pada saat penyidik mau memberikan tanda terima yang final, saksi sudah terlanjur keluar dan mendampingi doorstop HK dengan jurnalis. Sehingga niat itu diurungkan dan akan dilakukan pada jadwal pemeriksaan yang bersangkutan sebagai saksi,” katanya.

Tessa menegaskan tiap penyitaan yang dilakukan oleh KPK selalu dilaporkan kepada Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Begitu pula dengan penyitaan yang dilakukan penyidik kepada ponsel milik Hasto dan Kusnadi.

Baca Juga :   WAPRES GIBRAN Usul Kepala Daerah Digembleng di Akmil 5 Hari

“Bahwa pada tanggal 19 Juni 2024 selain dilakukan pemeriksaan sebagai saksi, juga diserahkan tanda terima final, yang salah dibawa oleh saksi Kusnadi. Dan yang bersangkutan telah menerima tanda terima dimaksud,” jelas Tessa.

Sebelumnya, Petrus Selestinus selaku kuasa hukum Kusnadi, sempat mengeluhkan administrasi penyitaan, berita agenda penggeledahan, dan penerimaan barang bukti ponsel milik kliennya oleh KPK terkesan janggal.

Tim penyidik KPK memutuskan untuk menyita ponsel hingga buku catatan milik Hasto dan Kusnadi pada agenda pemeriksaan pada Senin (10/6/2024) lalu.

Hasto merasa keberatan atas penyitaan itu. Ia mengaku sempat berdebat dengan pihak penyidik KPK. Hasto menilai dirinya mestinya didampingi penasihat hukum dalam pemeriksaan itu. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MENTERI P2MI Mukhtarudin Besok Resmikan Migran Center ULM, Kuliah Umum dan MoU
ROY SURYO-TIFA Segera Dipindahkan ke Rutan Polda Metro Jaya
SENDI RAMADAN, Pembakar Mantan Istri Jalani Pemeriksaan Intensif
TERBONGKAR “Bendahara” Frans Antony, Ratusan Kali Transfer Uang Miliaran Rupiah ke Gembong Fredy Pratama
BURONAN Penipu Bisnis Batu Bara Senilai 7 Miliar Ditangkap, Diserahkan ke Kejari Banjarmasin
PENANGKAPAN Roy Suryo dan dr Tifa karena Berkasnya P-21
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:10

ROY SURYO-TIFA Segera Dipindahkan ke Rutan Polda Metro Jaya

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:41

4 TITIK PANAS Muncul, BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla Meningkat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:17

TERBONGKAR “Bendahara” Frans Antony, Ratusan Kali Transfer Uang Miliaran Rupiah ke Gembong Fredy Pratama

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:23

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:06

PENANGKAPAN Roy Suryo dan dr Tifa karena Berkasnya P-21

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Berita Terbaru

Kedatangan jamaah haji Kloter 12 asal Hulu Sungai Selatan di asrama haji Debarkasi Banjarmasin di Kota Banjarbaru, Minggu (21/6/2026). (Foto: PPIH Debarkasi Banjarmasin)

HSS

JEMAAH HAJI Kloter 12 Debarkasi Banjarmasin Tiba

Minggu, 21 Jun 2026 - 23:00

Bekantan. (Foto: detikcom/Pradita Utama)

Kalsel

BEKANTAN Pulau Curiak Lahirkan Anak Kembar

Minggu, 21 Jun 2026 - 22:54

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca