KPK: Penggeledahan Rumah Hasto Bukan Pengalihan Isu!

- Penulis

Selasa, 7 Januari 2025 - 21:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Jubir KPK Tessa Mahardhika. (detikcom)

Jubir KPK Tessa Mahardhika. (detikcom)

SuarIndonesia — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah tersangka kasus suap terkait Harun Masiku, Hasto Kritiyanto, yang berlokasi di Bekasi, Jawa Barat. KPK mengatakan penggeledahan ini bukan pengalihan isu karena penyidik memiliki penilaian khusus.

“Jadi penyidiklah yang memiliki penilaian, khususnya penggeledahan kapan bisa dilakukan, di mana tempat-tempatnya,” kata juru bicara KPK Tessa Mahardhika di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (7/1/2025).

Tessa mengatakan, mengenai penilaian penggeledahan ini terlambat atau tidak, dia mempersilakan publik beropini. Dia juga mengatakan penggeledahan rumah Sekjen PDIP ini bukanlah pengalihan isu.

“Masalah penilaian itu terlambat atau tidak, kami tidak bisa melarang pihak luar untuk berpikiran seperti itu ataupun pihak-pihak yang merasa kegiatan ini adalah pengalihan isu, untuk isu-isu lain yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan di beberapa media itu. Mari kita biarkan itu berada di ruang publik,” kata dia.

“KPK, dalam hal ini penyidik, tetap menjalankan tindakan secara profesional, prosedural, dan proporsional,” imbuhnya.

KPK melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan dengan tersangka Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Penggeledahan dilakukan di rumah Hasto yang terletak di Bekasi, Jawa Barat.

“Betul, ada kegiatan geledah oleh Satgas Penyidikan,” kata Ketua KPK Setyo Budiyanto saat dimintai konfirmasi, Selasa (7/1/2025).

Jubir KPK Tessa Mahardhika juga membenarkan penggeledahan itu. Dia belum menjelaskan apa saja yang ditemukan dalam penggeledahan itu.

“Betul saat ini sedang ada giat penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik untuk perkara dengan Tersangka HK (Hasto Kristiyanto). Untuk perkembangan lebih lanjut, akan disampaikan bila kegiatan sudah selesai,” ujar Tessa.

Baca Juga :   DISERBU Jemaah Warung Gratis di Bincau Sempat Kehabisan Sajian
KPK membawa satu koper usai geledah rumah Hasto Kristiyanto.(Fawdi/detikcom)

Pengacara: KPK Bawa Flashdisk dan Buku Saat Geledah Rumah Hasto Kristiyanto

KPK selesai menggeledah rumah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto terkait kasus kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) Harun Masiku. Kuasa hukum Hasto Kristiyanto, Johannes Tobing, mengatakan penyidik KPK membawa flashdisk dan buku catatan dari rumah Hasto.

“Cuman dapat itu, apa, dapat satu flashdisk, sama satu buku kecil, tulisannya Mas Kusnadi,” kata Johannes di Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (7/1/2025).

Johannes mengaku tidak mengetahui isi koper biru yang dibawa penyidik KPK. Menurut Johannes, pihak kuasa hukum hanya menerima berita penyitaan barang dari penyidik KPK berupa flashdisk dan buku.

“Nggak ada, yang kita terima sebagai berita penyitaan barang ada dua itu (flashdisk dan buku), menurut mereka, menurut mereka, itu ada, ada dugaan apa keterkaitan perkara terhadap Harun Masiku,” katanya dilansir dari detikNews.

Dia juga menyampaikan penyidik KPK tak menemukan sesuatu saat menggeledah mobil Alphard hitam yang terparkir di rumah Hasto. Menurut Johannes, penyidik KPK lebih banyak berbincang saat menggeledah rumah Hasto.

“Nggak ada, nggak ada apa-apa. Jadi sebenarnya justru mereka di dalam juga banyakan ngobrol-ngobrolnya saya lihat, banyakan bercanda-bercanda, nggak dapat apa-apa,” katanya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus
PUNCAK HAJI: Pemerintah Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina
KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi
DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China
KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara
DIGAGALKAN Pelarian Pecatan Polisi
KEMENHUT Tahan Tersangka Penyelundup 3 Ton Sisik Trenggiling
BGN Tangguhkan 1.152 SPPG Wujud tak Ada Kompromi untuk Standar MBG

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca