KPK Geledah Rumah Adik SYL di Makassar

- Penulis

Kamis, 16 Mei 2024 - 21:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Polisi berjaga didepan rumah saudara eks Mentan, Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Kamis (16/5/2024). [CNN Indonesia/Ilham]

Anggota Polisi berjaga didepan rumah saudara eks Mentan, Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Kamis (16/5/2024). [CNN Indonesia/Ilham]

SuarIndonesia — Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan pemeriksaan dan penggeledahan di rumah saudara mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Makassar, Sulawesi Selatan, terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Dilaporkan CNNIndonesia di lokasi sejumlah tim penyidik KPK masih berada di dalam rumah milik almarhum tokoh sepak bola nasional, Andi Darussalam Tabusalla, di Jalan Hertasning, Kecamatan Rappocini, Makassar. Andi adalah suami dari adik SYL, Andi Tenri Yangka.

Di depan rumah nomor 52 A berwarna putih tersebut, terlihat juga anggota kepolisian melakukan penjagaan dengan menggunakan senjata lengkap.

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik KPK juga melibatkan Ketua RW setempat untuk menyaksikan.

“Dua kamar. Saya tidak tahu pasti kamarnya siapa, yang pasti mirip kamar utama,” kata RW 01 Kelurahan Tidung, Amin Usman, Kamis (16/5/2024) petang.

Meski demikian, Amin mengaku tidak mengetahui pasti apakah penyidik melakukan penyitaan barang bukti atau tidak.

“Tidak ada. Tidak ada saya lihat,” ujarnya.

Penyidik KPK melakukan penggeledahan di rumah saudara SYL berlangsung selama kurang lebih enam jam.

“Mulai penggeledahan jam 13.30 WITA tadi,” tuturnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan saat penggeledahan dilakukan tim penyidik KPK, terlihat kuasa hukum keluarga Andi Tenri.

“Saya diminta untuk memantau rumahnya. Saya sebagai kuasa hukum keluarga, namun karena teman-teman advokat juga sudah ada perwakilan di situ. Jadi kami serahkan kepada kuasa hukum yang sudah ada di dalam,” kata kuasa hukum keluarga adik SYL itu, Muhammad Nasir.

Baca Juga :   GUDANG PUPUK Organik Phospat Ilegal Digerebek Polda Kalsel

Nasir menyebut tim penyidik KPK masih berada di dalam rumah melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terkait kasus yang menjerat SYL saat ini berproses di pengadilan.

“Hasil pengamatan, ini kapasitas KPK, apakah penggeledahan atau ada yang disita, kami tidak sampai ke situ. Kaitan rumah dengan SYL, belum kami ambil tanggapan dulu untuk sementara,” katanya dikutip CNNIndonesia.

Sementara itu, Kepala Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan bahwa penggeledahan tersebut masih berlangsung.

“Iya benar masih berlangsung dan akan disampaikan update-nya nanti setelah selesai,” kata Ali Fikri.

SYL merupakan terdakwa kasus dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi.

Eks Gubernur Sulsel itu bersama dengan dua terdakwa lainnya, yaitu Sekretaris Jenderal Kementan Kasdi Subagyono dan Direktur Alat dan Mesin Pertanian Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Kementan Muhammad Hatta, didakwa melakukan pemerasan dan penerimaan gratifikasi dalam jumlah yang signifikan selama periode 2020-2023.

Adapun SYL didakwa melakukan pemerasan hingga mencapai Rp44.546.079.044 dan menerima gratifikasi dianggap suap sejumlah Rp40.647.444.494 selama periode 2020-2023.

Selain itu, KPK pun sedang menelusuri dugaan TPPU yang dilakukan SYL. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MENTERI P2MI Mukhtarudin Besok Resmikan Migran Center ULM, Kuliah Umum dan MoU
ROY SURYO-TIFA Segera Dipindahkan ke Rutan Polda Metro Jaya
SENDI RAMADAN, Pembakar Mantan Istri Jalani Pemeriksaan Intensif
TERBONGKAR “Bendahara” Frans Antony, Ratusan Kali Transfer Uang Miliaran Rupiah ke Gembong Fredy Pratama
BURONAN Penipu Bisnis Batu Bara Senilai 7 Miliar Ditangkap, Diserahkan ke Kejari Banjarmasin
PENANGKAPAN Roy Suryo dan dr Tifa karena Berkasnya P-21
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:10

ROY SURYO-TIFA Segera Dipindahkan ke Rutan Polda Metro Jaya

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:41

4 TITIK PANAS Muncul, BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla Meningkat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:17

TERBONGKAR “Bendahara” Frans Antony, Ratusan Kali Transfer Uang Miliaran Rupiah ke Gembong Fredy Pratama

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:23

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:06

PENANGKAPAN Roy Suryo dan dr Tifa karena Berkasnya P-21

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Berita Terbaru

Kedatangan jamaah haji Kloter 12 asal Hulu Sungai Selatan di asrama haji Debarkasi Banjarmasin di Kota Banjarbaru, Minggu (21/6/2026). (Foto: PPIH Debarkasi Banjarmasin)

HSS

JEMAAH HAJI Kloter 12 Debarkasi Banjarmasin Tiba

Minggu, 21 Jun 2026 - 23:00

Bekantan. (Foto: detikcom/Pradita Utama)

Kalsel

BEKANTAN Pulau Curiak Lahirkan Anak Kembar

Minggu, 21 Jun 2026 - 22:54

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca