SuarIndonesia — Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua korban tewas tertimbun longsor di area pertambangan emas tanpa izin, Desa Tulabolo Timur, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.
Jumlah keseluruhan korban meninggal yang ditemukan menjadi 11 orang.
“Iya jumlah total korban meninggal yang dievakuasi sebanyak 11 orang, dari 33 korban terdampak longsor dan selamat ada 20 orang,” kata Kepala Basarnas Gorontalo, Heriyanto, dilansir dari CNNIndonesia, Senin (8/7/2024).
Dan dilansir dari AntaraNews, “17 orang penambang merupakan bagian dari total 33 orang korban tanah longsor pada areal tambang emas rakyat di Suwawa Timur,” ujar Direktur Operasi Basarnas Brigjend TNI Edy Prakoso.
Identitas ke-17 orang tersebut sudah didapatkan oleh petugas SAR gabungan. Mereka mayoritas adalah laki-laki dan satu perempuan. Saat ini, keberadaan para korban masih berstatus hilang dalam pencarian sejak kemarin malam Minggu (7/7/2024).
Heriyanto menyebut Tim SAR cukup kesulitan dalam mengevakuasi dan mencari korban. Menurutnya, akses menuju ke lokasi sangat sulit dan hanya bisa menggunakan sepeda motor.
“Semua jembatan menuju ke lokasi terputus. Jadi sulit menuju ke atas, jadi hanya berjalan kaki,” ujarnya.
Heriyanto menjelaskan terdapat tiga titik longsor yang terjadi pada Minggu (7/7/2024) kemarin dan jarak yang harus ditempuh personel Tim SAR gabungan sangat jauh dengan berjalan kaki sekitar 23,7 kilometer.
“Jaraknya sekitar 23,7 km dari pos pertama sampai ke lokasi. Ada tiga titik longsor,” katanya.
Heriyanto mengatakan para korban baik selamat maupun meninggal dunia seluruhnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Gorontalo.
“Jadi korban yang selamat dibawa ke rumah sakit yang terdekat. Kondisi korban yang selamat ada yang patah tulang dan ada yang luka di bagian wajah dan tulang belakang,” ujarnya.
Saat ini, kata Heriyanto Tim SAR gabungan masih melakukan evakuasi terhadap korban longsor lainnya di area pertambangan emas Desa Tulabolo Timur, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango. [*/UT]
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















