Kompas “BORNEO” Unlam Ikut Sukseskan TWKM ke-30 di Padang

Kompas “BORNEO” Unlam Ikut Sukseskan TWKM ke-30 di Padang

Suarindonesia – Mapala Proklamator Universitas Bung Hatta (Padang, Sumatera Barat) terpilih sebagai tuan rumah Temu Wicara Kenal Medan (TWKM) ke 30.

Mapala Proklamator memperoleh 103 suara menyisihkan Matapala Universitas Tadulako (Palu, Sulawesi Tengah) yang mendapat 70 suara.

Sementara kandidat lain, Mapala Meratus IAIN Antasari (Banjarmasin, Kalimantan Selatan) memperoleh 48 suara. Dari 224 mapala yang menggunakan hak suara, ada 3 suara dinyatakan tidak sah.

Ketua Umum Mapala Proklamator, Jumadillatul, mengatakan bahwa menjadi tuan rumah TWKM merupakan bagian dari program kerja organisasi. Mapala Proklamator tercatat menjadi tuan rumah TWKM tahun 1999.

“Kami ingin TWKM ke depan bisa membawa mapala menjadi pelopor aksi kepedulian lingkungan. Selain itu juga menjalankan rekomendasi yang kita bahas dalam TWKM,” ujar pria yang akrab disapa Paul itu.

Saat presentasi Mapala Proklamator menawarkan keindahan alam tanah Minang kepada peserta. Seperti kemegahan Lembah Harau dan konservasi serta eksplorasi budaya di Mentawai.

Ada yang unik terpilihnya universitas di kota Padang itu sebagai tuan rumah TWKM ke 30 ini. Tuan rumah tahun ini dari Universitas Bung Karno. Lalu dilanjutkan ke Universitas Bung Hatta.

Kedua tokoh itu merupakan pahlawan kemerdekaan negeri ini. Membawa harapan mapala bisa menjadi pahlawan bagi lingkungan.

Dari Pulau Kalimantan, tepatnya di Kalsel organisasi pecinta alam tertua Kompas “BORNEO” Unlam juga memberangkatkan delegasi untuk ikut serta dalam pertemuan akbar Mahasiswa Pecinta Alam Tingkat Universitas Se-Indonesia itu.

Organisasi yang yang dinaungi oleh Universitas Lambung Mangkurat tersebut mengirim anggota delegasi ke Kota Padang yaitu Muhammad Yalsin yang akan mengikuti serangkaian Kegiatan selama 1 minggu disana. Harap dari kompas “BORNEO” Unlam akan mengambil lagi taring Kalimantan Selatan di Pertemuan Akbar tersebut.

“Kompas “BORNEO” Unlam akan berkontribusi agar TWKM dapat diselenggarakan dengan lancar,” ungkapnya.

Adapun harapan Tuan Rumah TWKM pada tahun 2007 tersebut ialah akan membawa Kompas “BORNEO” Unlam sebagai tuan rumah TWKM lagi selanjutnya.

Untuk keberangkatan dari tim delegasi Kompas “BORNEO” Unlam sudah terbang dari Bandara Syamsuddin Noor pada Sabtu (20/10/2018) menuju Kota Padang. Info terkahir yang dihimpun bahwa anggota yang didelegasikan telah sampai di Kota yang terkenal dengan Jam Gadangnya tersebut.(AR)

 434 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: