KOMITMEN Pemprov Kalsel Wujudkan Pembangunan Kesehatan Berkeadilan dan Berkelanjutan

- Penulis

Selasa, 11 November 2025 - 21:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalsel, H. Muhidin

Gubernur Kalsel, H. Muhidin

Suarindonesia – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meneguhkan komitmen kuat dalam mewujudkan pembangunan kesehatan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Ini melalui Musyawarah Perencanaan dan Evaluasi Kesehatan Daerah Tahun 2025, yang digelar sebagai forum strategis untuk memperkuat koordinasi lintas pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

Dalam arahannya, Gubernur Kalsel, H. Muhidin menegaskan bahwa pembangunan kesehatan merupakan bagian penting dari pembangunan nasional, sekaligus fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan produktif.

“Kesehatan adalah fondasi dari kemajuan Banua. Tanpa masyarakat yang sehat, semua cita-cita besar pembangunan akan sulit tercapai,” ujar H. Muhidin  di Banjarmasin, Selasa (11/11/2025).

“Ada satu ungkapan bijak yang saya pegang: kesehatan memang bukan segalanya, tetapi tanpa kesehatan, segalanya menjadi tidak berarti.

Ungkapan ini sederhana, namun mengandung makna yang sangat dalam,” tambahnya.

Musrenbangkesda 2025, juga menjadi momentum penting dalam penyelarasan arah kebijakan daerah dengan Transformasi Kesehatan Nasional, yang memiliki enam pilar utama.

Pemerintah Provinsi Kalsel berkomitmen untuk melaksanakan transformasi tersebut secara berkesinambungan, sebagaimana tertuang dalam RPJMD dan Renstra Dinas Kesehatan Provinsi 2025–2029.

Melalui forum ini, Gubernur berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi demi terwujudnya layanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat.

“Makna harmoni dalam tema ‘Harmoni Banua dalam Pembangunan Kesehatan yang Merata dan Berkelanjutan’ adalah bagaimana seluruh unsur — pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan mitra pembangunan — bergerak seirama, saling menguatkan, dan bekerja dengan satu irama tujuan,” jelasnya .

“Pembangunan kesehatan bukan hanya tentang angka dan laporan, tetapi tentang kehadiran nyata yang dirasakan masyarakat — tentang setiap anak yang tumbuh sehat, setiap ibu yang melahirkan dengan selamat, dan setiap warga dari hulu sungai hingga pesisir yang mendapat hak hidup sehat dan sejahtera,” tegasnya.

Baca Juga :   CABUTKAN SAJAM Dapat Perlawanan, Takut Dikeroyok Ceburkan Diri ke Sungai Barito

Dalam kesempatan yang sama, kegiatan juga dirangkai dengan Peresmian Laboratorium Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan yang kini resmi ditetapkan sebagai Laboratorium Rujukan Skrining Bayi Baru Lahir di seluruh kabupaten/kota, berdasarkan SK Penetapan No. HK.02.02/B2876/2025 dari Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas.

Ia menyebut penunjukan ini sebagai bentuk kepercayaan pemerintah pusat terhadap kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia kesehatan di Kalsel.

Langkah ini diharapkan memperkuat deteksi dini kesehatan bayi, menurunkan angka stunting, serta meningkatkan kualitas generasi penerus Banua.

Lebih jauh, Muhidin juga menyinggung sejumlah tantangan kesehatan yang masih dihadapi daerah, seperti stunting, pengendalian penyakit menular, hingga peningkatan kualitas layanan kesehatan di pelosok.

Namun, ia optimistis bahwa dengan sinergi dan kebersamaan, semua hambatan dapat diatasi.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Upaya menurunkan angka stunting, mengendalikan penyakit, hingga memperkuat layanan kesehatan terus kita lakukan.

Namun, kita juga menyadari masih ada tantangan yang harus dihadapi, seperti pemenuhan tenaga medis, kesenjangan akses di wilayah terpencil, dan peningkatan literasi kesehatan masyarakat,” imbuhnya

Musyawarah juga menjadi ajang penandatanganan Komitmen Bersama antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalsel, yang menegaskan tekad dan tanggung jawab moral seluruh pihak dalam menjadikan masyarakat Banua lebih sehat, kuat, dan berdaya — sebagai fondasi menuju Kalimantan Selatan yang berkah, maju, dan sejahtera.(ADV/RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HARGA Pertamax dan Pertamax Green Naik
DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur
PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:10

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:19

SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:49

DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:38

PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:08

KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:59

DIDUKUNG Pemkab Balangan Program Pascasarjana ULM

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:11

SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa

Berita Terbaru

Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (9/6/2026). (Foto: Antara/Rio Feisal)

Hukum

OTT LANJUTAN Muara Enim: KPK Tangkap Lima ASN BPK

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:11


Pengendara antre untuk mengisi BBM di SPBU Pertamina di Duren Sawit, Jakarta, Senin (4/5/2026). (Foto: Arsip Antara/Dhemas Reviyanto)

Bisnis

HARGA Pertamax dan Pertamax Green Naik

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:05

DP3A P2KB PMD gelar Implementasi Konvensi Hak Anak Wujudkan Sekolah Ramah Anak, berlangsung di Aula Dharma Setya kantor setempat, diikuti para kepala sekolah dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA. Rabu (10/6/2026). (SuarIndonesia/Adv)

Advertorial

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak

Rabu, 10 Jun 2026 - 18:10

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca