SuarIndonesia – Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan berkomitmen untuk menekan angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Pasalnya angka kasus kekerasan terhadap perempuan di Kalsel mengalami peningkatan tajam pada 2021 terjadi 333 kasus, sementara tahun 2022 mencapai 668 kasus.
“Mari kita berkomitmen bersama untuk sama-sama berusaha menekan kasus kekerasan terhadap perempuan berbasis masyarakat,” Ucap Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel Firman Yusi, SP, saat sosialisasi tersebut, di Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong. pada Senin (6/11/2023).
Dirinya meyakini, peningkatan angka kasus tersebut terjadi karena dua hal.
“Pertama karena kasusnya memang banyak, kedua karena kesadaran masyarakat untuk melaporkan adanya kasus kekerasan terhadap perempuan yang semakin tinggi, dan laporan terdata di Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA),” Katanya
Lanjutnya hal ini merupakan fokus kerja semua stakeholder dan harus menekan terjadinya kasus kekerasan.
“Kami juga terus mendorong peningkatan anggaran di DP3AKB Provinsi Kalsel untuk membiayai usaha-usaha menekan kasus tersebut,” tambahnya.
Adapuan dalam sosialisasi tersebut menghadirkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Kalimantan Selatan, Adi Santoso, S.Sos, M.Si dan Ketua Pusat Studi Gender Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin, DR. Nurhikmah, SH, MH, MM.
Sementara itu, Adi Santoso berharap, setelah kegiatan sosialisasi ini akan lahir inisiatif untuk mencegah munculnya kasus kekerasan terhadap perempuan di Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong.
Stakeholder di Pembataan harus memiliki komitmen yang sama dengan membangun ketahanan berbasis masyarakat.
“Saya ingin menantang kader perempuan dan masyarakat Kelurahan Pembataan untuk berani mendeklarasikan nol kasus kekerasan terhadap perempuan,” Harapan Adi. (*/HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















