KEWALAHAN Rumah Sakit di Banjarmasin, PDP Tanpa Gejala Boleh Pulang agar Tak Menumpuk

- Penulis

Minggu, 21 Juni 2020 - 22:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pasien positif CoVID-19 sudah menembus seribu orang. Kondisi ini membuat rumah sakit di Banjarmasin kewalahan.

Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi mencari jalan agar pasien tak menumpuk di rumah sakit. Machli membuat kebijakan dengan memulangkan PDP meski belum pasti sudah terbebas dari COVID-19 atau belum.

“Mereka sudah dipantau dan tak bergejala lagi, hanya nunggu hasil swab. Kalau begitu kenapa tak dipulangkan? Kami sudah berkomunikasi dengan Rumah Sakit Sultan Suriansyah dan RS Ansari Saleh sekiranya bisa dipulangkan saja,” ucap Machli, Minggu (21/06/2020) di Banjarmasin.

Machli memastikan, pasien yang dipulangkan itu sudah tak lagi memerlukan penangan medis seperti pemasangan infus dan penanganan lainnya. Pasien hanya perlu istirahat sembari menunggu hasil swab mereka keluar.

Pemulangan pasien ini diutamakan ke rumah karantina milik pemerintah baik kota maupun provinsi. Kalaupun yang bersangkutan mau karantina mandiri juga diperbolehkan, dengan syarat tempat tinggalnya harus memenuhi kriteria.

“Prioritas pertama adalah ke rumah karantina dulu. Kalau rumah karantina penuh, baru bisa di rumah. Jadi ini sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan. Hanya saja, Kementerian Kesehatan tidak mengatur teknisnya,” klaimnya.

Baca Juga :   POLISI Ketahui Identitas Jasad Pemuda yang Terjun ke Sungai Martapura Ditemukan Tewas

Lantas apakah tak berisiko memulangkan pasien tersebut? Mengingat mereka masih belum dipastikan sembuh. Menurut Machali, resiko tentu ada. Hanya saja bagi yang menjalani karantina mandiri di rumah.

Oleh sebab itu, perlu dipastikan rumah pasien memenuhi kriteria. Kemudian ia juga harus menandatangani perjanjian untuk mentaati peraturan sesuai yang sudah ditentukan pihak rumah sakit.

Ia mencontohkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah. hanya memiliki delapan ruang isolasi. Dan sudah terisi penuh. Alhasil sebagian harus dirawat di IGD.

Penambahan ruangan isolasi yang direncanakan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terlalu lambat. Kalah cepat dengan peningkatan kasus yang terjadi.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERIDENTIFIKASI 20 Jenazah dari 42 Korban KM Virgo Transport 8, Terus Dilakukan DVI Polda Kalsel
KAPAL IMBAL Bocor dan Mati Mesin di Teluk Muara Sampit, 38 Pekerja Dievakuasi
KEPEDULIAN KESEHATAN Partai UMMAT Kalsel Bagikan Ribuan Masker
DISOROT Menurunnya Daya Beli di Pasar Paringin
HARI KE-12, Ditemukan 14 Jasad Korban KM Virgo Transport 8
ATASI Antrian BBM, Pansus Kalsel Matangkan Data
PANSUS DPRD Kalsel Bahas Perubahan Tatib
PELUKAN TERAKHIR di Laut : Janji Suci Pasangan Yuli dan Abdianoor hingga Ajal Menjemput

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 00:45

TERIDENTIFIKASI 20 Jenazah dari 42 Korban KM Virgo Transport 8, Terus Dilakukan DVI Polda Kalsel

Kamis, 24 September 2026 - 22:26

KAPAL IMBAL Bocor dan Mati Mesin di Teluk Muara Sampit, 38 Pekerja Dievakuasi

Kamis, 24 September 2026 - 21:35

KEPEDULIAN KESEHATAN Partai UMMAT Kalsel Bagikan Ribuan Masker

Kamis, 24 September 2026 - 19:45

BMKG: 24-28 September Sebagian Kalsel Hujan Ringan

Kamis, 24 September 2026 - 19:39

HARI KE-12, Ditemukan 14 Jasad Korban KM Virgo Transport 8

Kamis, 24 September 2026 - 14:12

ATASI Antrian BBM, Pansus Kalsel Matangkan Data

Kamis, 24 September 2026 - 14:07

PANSUS DPRD Kalsel Bahas Perubahan Tatib

Kamis, 24 September 2026 - 13:59

PELUKAN TERAKHIR di Laut : Janji Suci Pasangan Yuli dan Abdianoor hingga Ajal Menjemput

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi kekeringan musim kemarau. (Foto: gemini.ai)

Kalteng

195 SUMUR BOR Hadapi Karhutla dan Kekeringan

Kamis, 24 Sep 2026 - 22:40

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca