SuarIndonesia – Keterlaluan, tak bertemu lawan seteru, Muhammad Sahri Ramadhan alias Madan (26), malah nekat tusuk orang tuanya hingga tewas.
Madan (26) berhasil ditangkap petugas dari Satuan Reskrim Polresta Banjarmasin.
Pelaku Madan di ciduk ketika berada di tempat persembuyiannya di kawasan batas kota di Jalan A Yani Km 6 Banjarmasin, pada Selasa (7/5/2024).
Upaya penangkapan pelaku Madan terpaksa diberi peringatan tembakan oleh petugas kepolisian dengan terukur.
Karena saat dilakukan penangkapan, pelaku melakukan perlawanan yang membahayakan petugas Kepolisian.
Menurut Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Thomas Afrian bahwa pelaku di amankan karena melakukan dugaan penganiayaan yang menyebabkan seseorang meninggal dunia.

“Pelaku pernah tersandung kasus narkoba,” jelas Kasat Kepada awak media, Jumat (10/5/2024).
Peristiwa penusukan hingga menewaskan Sahriuji warga Jalan Mahligai Permai, Kecamatan Banjarmasin Timur pada Minggu (5/5/2024) diduga dilatar belakangi pelaku kesal karena anak korban melakukan penganiyaan terhadap rekannya.
Dimana, saat itu pelaku bersama beberapa orang mencari anak korban.
Korban Sahruji mengatakan bahwa anaknya yang dicari tersebut tidak ada di rumah. Namun, pelaku yang datang dari depan langsung menusukan senjata tajam jenis pisau dapur tersebut ke arah perut korban sebelah kiri.
Mengetahui korban luka, pihak keluarga langsung melarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
Namun, meninggal dunia setelah satu hari kejadian ini.
“Usai mendapat laporan, pelaku berhasil diamankan tim gabungan OPS Macan Resta Banjarmasin di backup Resmob Polda Kalsel dan Buser Polsek jajaran,” tambah Kasat.(YI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















