KERACUNAN MASSAL di Martapura Tercatat 130 Siswa Menjalani Perawatan, Gubernur Kalsel Ancam Tutup SPPG

- Penulis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 23:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia- Keracunan massal usai santap Makan Bergizi Gratis (MBG) di Martapura, hingga Jumat (10/10/2025), sebanyak 130 siswa tercatat menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha Martapura.

Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Muhidin, angkat bicara menyebut kebersihan dan kualitas makanan yang disajikan oleh penyedia atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) adalah kunci keberhasilan program nasional ini.

“Kasus keracunan MBG bbisa disebabkan banyak faktor. Namun yang paling penting, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG harus menjaga kebersihan peralatan dan tempat pengolahan makanan,” kata Muhidin, Jumat (10/10/2025).

Di satu sisi, Gubernur Muhidin menegaskan perlunya pengawasan lebih ketat terhadap kebersihan dan kualitas makanan yang disediakan bagi siswa penerima manfaat.

Ia meminta SPPG agar tidak abai terhadap standar kebersihan dapur dan peralatan masak.

Menurut Muhidin, Polda Kalsel telah memberikan arahan agar seluruh penyedia makanan menggunakan bahan pembersih tertentu sesuai standar yang dianjurkan.

Langkah ini dinilai penting untuk mencegah kasus serupa terulang kembali.

“Kadang masalah juga akan muncul, karena makanan dibuat terlalu pagi atau dimasak dengan peralatan yang tidak higienis. Hal-hal seperti ini yang perlu diperhatikan,” tegas Muhidin.

Sembari menunggu hasil pemeriksaan sampel, Pemprov Kalsel juga akan memberikan tindakan tegas kepada SPPG yang tidak mematuhi standar kebersihan dan pengolahan makanan.

Baca Juga :   KALIMANTAN Tawarkan 15 Proyek Strategis Rp62,13 Tiliun kepada 20 Calon Investor

“Kalau penyedia tidak memperhatikan kebersihan atau cara memasak yang sesuai, kami tidak segan melakukan penutupan sementara,” ujar Muhidin.

Kasus dugaan keracunan ini sebelumnya menimpa puluhan siswa SIT Assalam Martapura yang mengalami gejala mual, muntah, dan pusing setelah menyantap menu MBG berupa nasi kuning, sayur, dan ayam suwir.

Sementara Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Wakapolda Kalsel), Brigjen Pol Dr. Golkar Pangarso Rahardjo Winarsadi melihat langsung  kondisi korban serta berdialog dengan orang tua mereka  di  RSUD Ratu Zalecha Martapura.

Ia mengungkapkan, penyelidikan masih berlangsung dan pihaknya belum dapat memastikan penyebab pasti dari kejadian tersebut.

“Kami belum bisa memastikan penyebabnya. Sampel makanan sudah kami ambil dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan laboratorium di Surabaya,” ujarnya pada awak media, Jumat (10/10/2025).

Ia juga menerangkan, nantinya hasil uji laboratorium akan menjadi dasar untuk menentukan sumber penyebab dugaan keracunan tersebut.  (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:25

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12

HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14