Kementerian Transmigrasi RI Gelar Sosialisasi di Kawasan Cahaya Baru Kalsel

- Penulis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 16:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi, foto bersama Sekdaprov Kalsel dan pihaknya lainnya di sela sosialisasi. Foto : MC Kalsel

Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi, foto bersama Sekdaprov Kalsel dan pihaknya lainnya di sela sosialisasi. Foto : MC Kalsel

Suarindonesia – Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia menggelar kegiatan Sosialisasi dan Tindak Lanjut Program Produk Ekspor di Kawasan Transmigrasi Cahaya Baru, Kalimantan Selatan. Acara ini berlangsung selama tiga hari, dari 20 hingga 22 Agustus 2025, di Kota Banjarmasin.

Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi, hadir langsung membuka kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat orientasi ekspor produk unggulan hasil transmigrasi.

“Kami berharap dari kawasan transmigrasi seperti Cahaya Baru, akan lahir produk-produk ekspor seperti jeruk, jamur tiram, hingga beras. Produk ini bukan hanya dikembangkan, tapi juga diarahkan untuk pasar global,” ujar Viva Yoga, Rabu (20/8/2025).

Ia menjelaskan, pelatihan ekspor yang dihadirkan juga menggandeng narasumber dari kalangan eksportir, serta buyer internasional melalui Zoom meeting. Beberapa pengusaha dari Hong Kong juga dijadwalkan untuk menjalin komunikasi dagang secara daring.

Komoditas jeruk lokal menjadi salah satu produk andalan. Tidak hanya dalam bentuk segar, namun juga dikembangkan menjadi serbuk sari jeruk dan bahan baku es krim, termasuk berbagai produk turunan lainnya. Sementara jamur tiram dan beras juga dinilai memiliki potensi besar untuk menembus pasar ekspor.

“Kami ingin kawasan transmigrasi tak hanya fokus pada pangan dasar, tapi juga berkembang ke arah komoditas bernilai tambah dan berdaya saing global,” tambah Wamen.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin, menyambut baik kehadiran Wamen Transmigrasi dan menyebut kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam memberdayakan masyarakat transmigran.

Baca Juga :   BANK KALSEL Bayarkan Dividen Rp56 Miliar ke Pemprov Kalsel,2027 Dividen Ditarget Naik Rp61 Miliar

“Penetapan Kabupaten Barito Kuala sebagai salah satu dari 45 kawasan transmigrasi prioritas nasional adalah amanah besar. Kami siap mengembangkan kawasan ini menjadi pusat ekonomi baru,” tegas Syarifuddin dalam sambutannya.

Ia menambahkan bahwa komoditas seperti padi, jagung, dan jeruk di Barito Kuala berpotensi menjadi produk bernilai tambah dan siap bersaing di pasar ekspor. Apalagi, kawasan ini telah lama dikenal sebagai lumbung pangan Kalsel.

“Arahan Presiden RI Bapak Prabowo Subianto jelas, bahwa transmigrasi harus mendukung swasembada pangan dan pemerataan pembangunan. Cahaya Baru punya peluang besar menjadi ikon transmigrasi modern,” katanya.

Pemerintah Provinsi bersama Kementerian Transmigrasi juga akan terus memperkuat kolaborasi dengan balai pelatihan pemberdayaan transmigrasi, distributor, dan pelaku digital marketing guna memperluas akses pasar bagi masyarakat transmigran.

Dengan adanya kegiatan ini, Kementerian Transmigrasi berharap kawasan Cahaya Baru bisa menjadi pionir dalam menciptakan kawasan transmigrasi yang produktif, berorientasi ekspor, dan berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan.(ADV/RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BOOTCAMP Duta Aksel 2026, OJK dan Bank Kalsel Cetak Agen Literasi Keuangan
DUKUNG UMKM Lokal Lewat AKSEL Bank Kalsel, Beli Oleh-Oleh Amuntai Makin Praktis
BAYAR PAJAK  Kendaraan Tanpa Antre, AKSEL by Bank Kalsel Hadirkan Layanan E-Samsat
BANK KALSEL Mitra Strategis Pembangunan Banjarmasin
BANK KALSEL Siap Dukung Konsolidasi Delapan BPR, Target Beroperasi April 2027
LIMA Tahun Berturut-turut, Bank Kalsel Syariah Raih Golden Champion
TAMPIL di Podcast OBLIGASI Bank Kalsel, Wali Kota Yamin Ajak Warga Pilah Sampah
DISEBUT Untuk Referensi Bank Kalsel, Komisi II DPRD Kalsel Pelajari Kredit UMKM Bank BPD DIY, Bunga 3 Persen

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:48

PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:03

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56

RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:44

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:14

DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Berita Terbaru

Petugas satgas gabungan berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng beberapa waktu lalu. (Foto: HO-Antara)

Kalteng

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan

Rabu, 28 Okt 2026 - 22:25

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan meninjau penanganan karhutla di Simpang Kandan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (27/10/2026). (Foto: Dokpri)

Kalteng

PERSONEL BKO DIKERAHKAN Perkuat Penanganan Karhutla

Rabu, 28 Okt 2026 - 21:57