KEMENTAN Gandeng TNI-Polri Perkuat Brigade Pangan di Kapuas

- Penulis

Rabu, 18 Desember 2024 - 20:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal PSP Kementan Andi Nur Alam Syah melakukan foto bersama usai tinjau Brigade Pangan, sekaligus tanam bersama di Blok B5 Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kalteng, Selasa (17/12/2024). (ANTARA/HO-Diskominfosantik Kapuas)

Direktur Jenderal PSP Kementan Andi Nur Alam Syah melakukan foto bersama usai tinjau Brigade Pangan, sekaligus tanam bersama di Blok B5 Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kalteng, Selasa (17/12/2024). (ANTARA/HO-Diskominfosantik Kapuas)

SuarIndonesia — Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat upaya swasembada pangan dengan menggandeng TNI dan Polri dalam konsolidasi Brigade Pangan yang mendukung pengelolaan pertanian modern secara terstruktur dan terintegrasi di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Brigade ini adalah wujud nyata regenerasi petani melalui partisipasi generasi milenial. Dengan pendampingan yang terstruktur, mereka akan didorong menjadi bagian dari transformasi pertanian modern,” kata Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana (PSP) Kementan Andi Nur Alam Syah, di Kuala Kapuas, Rabu (18/12/2024).

Langkah ini, ujarnya pula, sekaligus mempercepat swasembada pangan dan menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

Hal itu disampaikannya, saat meninjau Brigade Pangan sekaligus tanam bersama di Blok B5 Dadahup, Kabupaten Kapuas, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas Septedy.

Menurut Andi, Brigade Pangan dibentuk atas arahan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, untuk mengelola total cakupan area 21 ribu hektare di Kabupaten Kapuas, yang merupakan bagian program optimalisasi lahan rawa (Oplah) dan program Cetak Sawah Rakyat (CSR).

Baca Juga :   PENGUSAHA Banua Dukung Tumbuh Kembang Bank Kalsel di Jakarta. Ini Harapan Dewan

Di wilayah Dadahup didorong menjadi Centre of Excellence bagi implementasi pertanian modern yang terintegrasi, yakni dengan melibatkan sumber daya manusia yang unggul dan teknologi.

“Brigade Pangan ini bukan hanya bertugas meningkatkan produksi, tetapi juga menggerakkan regenerasi petani dan menciptakan lapangan kerja, terutama menghadapi bonus demografi. Kami optimistis langkah ini akan memberi dampak signifikan bagi pertanian Indonesia,” katanya lagi.

Sekda Kapuas Septedy mengatakan atas nama pemerintah daerah setempat, sangat menyambut baik serta mendukung program yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat, dalam upaya swasembada pangan.

“Tentunya ini, kita dari pemerintah daerah berterima kasih kepada pemerintah pusat, Dadahup menjadi salah satu tempat program swasembada pangan Indonesia,” tutur Septedy dilansir dari AntaraNews. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RUPIAH MELEMAH Seiring Eskalasi Konflik AS vs Iran Menguat
TIM SAR Temukan Dua Korban Jatuh dari Kapal di Sungai Barito
PEMERINTAH tak Akan Naikkan Harga BBM Subsidi Sepanjang Tahun 2026
PELESTARIAN BUDAYA BANJAR Terus Tumbuh Melalui UMKM dari Tangan-tangan Anggota Persit KCK XXVII Kotabaru
TIM SAR Cari Satu Anggota Polri dan ABK Hilang di Sungai Barito
TIKET PESAWAT Mendadak Kosong, Sejumlah Warga Kalsel Tertahan di Luar Daerah
MENTAN AMRAN: Stok Beras RI Stabil 4,5 Juta Ton
BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 00:22

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Selasa, 7 April 2026 - 23:29

DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027

Selasa, 7 April 2026 - 22:04

KEPALA BNN Usulkan Vape Pelarangan dalam RUU Narkotika dan Psikotropika

Selasa, 7 April 2026 - 21:50

SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel

Selasa, 7 April 2026 - 18:35

DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Selasa, 7 April 2026 - 16:17

TERUNGKAP MOTIF Kasus Pembunuhan di Surgi Muft Banjarmasin, Begini Pengakuan Pelaku

Selasa, 7 April 2026 - 00:22

KEBIJAKAN WFH tak Berlaku di Pemprov Kalsel, Begini Pertimbangannya

Selasa, 7 April 2026 - 00:22

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca