Kemenkumham dan Disbudpar Canangkan Payung Hukum Pariwisata

Kemenkumham dan Disbudpar Canangkan Payung Hukum Pariwisata

Suarindonesia – Dalam rangka rancangan Peraturan Daerah Kota Banjarmasin tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah dan Rancangan Peraturan Daerah tentang pariwisata halal. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kalimantan Selatan menyelenggarakan focus group discussion (FGD), Selasa (2/10/2018)

Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel, Ferdinand Siagian menyampaikan bahwa pariwisata merupakan sumber utama pendapatan ekonomi yang menjadi primadona di dunia seperti halnya di kota-kota baik di luar negeri maupun dalam negeri.

Menurutnya, pariwisata menjadi daya tarik bukan hanya sekedar dari tempatnya melainkan nilai sosial budaya dan hasil kerajinan tangan juga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Ia menuturkan bahwa FGD ini sangat tepat untuk melakukan pembahasan dan merupakan pengalaman pertamanya sebagai kakanwil Kemenkumham Kalsel dimana para perancang perundang-undangan langsung berhadapan dengan unsur masyarakat, organisasi dan Pemerintah dalam melakukan pembahasan tentang rancangan peraturan daerah khususnya kepariwisataan.

Ia menilai ihwal Banjarmasin dengan Provinsi Kalimantan Selatan memiliki kekayaan alam dan budaya yang sangat besar serta beragam yang mana berpotensi untuk menarik animo wisatawan lokal, nusantara, maupun mancanegara seperti pasar terapung dan susur sungai yang menjadi wisata ikonik kota Banjarmasin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Muhammad Ikhsan Alhaq menyampaikan bahwa pihaknya meminta masukan dan tanggapan dari satuan kerja perangkat daerah terkait, serta unsur-unsur pengelola kepariwisataan dalam rangka kesempurnaan regulasi yang akan dibuat sebagai dasar dalam pengelolaan kepariwisataan sehingga dalam mempunyai payung hukum yang jelas.

Adapun FGD diikuti oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Subianta Mandala, Para Pejabat dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota Banjarmasin, Pejabat dari Kementerian Agama, dan Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalsel, Para Camat Banjarmasin Utara, Selatan, Tengah, Barat dan Timur. (BY)

 197 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: