KEMELUT ULM tak Terbendung Akhir dari 17 Guru Besar, Surat Kemdiktisaintek Diterima

- Penulis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 13:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndoneia – Kemelut di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), akhir dari 17 Profesor atau Guru Besar tak terbendung, surat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), diterima.

Pada Surat Nomor: 4159/A3/KP.03.05/2025, tertanggal 19 Agustus 2025  ditandatangani Bhimo Widyo Andoko, atas nama Sekretaris Jenderal Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia, disertakan SK untuk 17 nama orang tersebut.

Sebelumnya, sejumlah pihak menyoroti terkait kisruh guru besar di (ULM.  Meski, Rektora telah mengeluarkan pernyataan resmi bahwa kampus tidak menerima SK terkait pembatalan Guru Besar.

Namun pada akhirnya dari keterangan, Jumat (3/10/2025),  tercantum Dr Huldani MImun, Dr Kissinger SHut MSi, Dr Juhriansyah Dalle SPd MKom PhD, Laila Refiana SPsi MSi PhD, Dr Dra Rabiatul Adawiyah MSi, Dr Sunarno Basuki MKes, Dr Syaiful Hifni SE AK MSi dan Dr dr Harapan Parlindungan Ringoringo SpA.

Kemudian Dr Abdul Ghofur ST MT, Dr Ir Achmad Syamsu Hidayat MP, Dr Amka MSi, Dr Ahmad Yunani SE MSi, Dr Amida SSi MSi Apt, Dr Darmiyati SPd MPd, Dewi Anggraini SSi M App Sci PhD, Dr Hairudinor SSos MM dan Dr Drs Herry Porda Nugroho Putro MPd.

“ULM menghargai dan menghormati sepenuhnya keputusan Kemdiktisaintek terhadap pembatalan kenaikan jabatan akademik/fungsional 17 dosen,” kata  Rektor ULM, Prof Ahmad Alim Bachri melalui siaran pers.

Rektor sempat melakukan pengecekan surat masuk baik fisik maupun secara elektronik melalui Sistem Naskah Dinas Elektronik (Sinde) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Rektorat juga mengonfirmasi dosen yang masuk daftar. Mereka menyatakan tidak menerima surat keputusan pencabutan gelar.

Baca Juga :   SEORANG PRIA Tergeletak Tak Bernyawa dengan Wajah Berdarah

Namun hasilnya, Rektorat menyampaikan hasilnya seseuai surat pada 29 September 2025, ULM melalui Sinde menerima Surat Nomor 4159/A3/KP.03.05/2025 dari Kemdiktisaintek yang menyampaikan 17 SK pencabutan gelar guru besar 17 dosennya.

Rektorn mengajak sinergitas dan kolaboratif semua pihak untuk terus bersama menjaga dan memperkuat kepercayaan publik melalui perbaikan, penguatan integritas, transparansi, akuntabilitas, serta peningkatan kualitas pelaksanaan Tridharma perguruan tinggi secara berkelanjutan yang berdampak pada kemajuan bangsa dan negara.

“Pembatalan gelar  tidak memengaruhi kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi dan status Akreditasi ULM,  akan melakukan monitoring dan pendampingan secara berkala terhadap kendala para dosen tersebut untuk terus berkarya dan melakukan perbaikan sehingga dapat mengajukan kembali kenaikan jabatan akademik/fungsional dosen sesuai ketentuan,” bebernya.

Sesuai komitmen integritas, akuntabilitas, transparansi dan keadilan, rektorat akan terus melakukan pembenahan, perbaikan dan penguatan transformasi nilai-nilai tata kelola perguruan tinggi yang baik sesuai prinsip-prinsip good university governance.

Diketahui, alasannya semua lantaran pelanggaran integritas akademik dalam menghasilkan karya ilmiah, yang sebelumnya telah dilakukan proses verifikasi oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemdiktisaintek telah berlangsung beberapa waktu lalu. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca