KELUHAN Masyarakat Sungai Sulut Soal Air Keruh Ditangani PDAM

- Penulis

Kamis, 28 Januari 2021 - 21:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SuarIndonesia – Seminggu terakhir ini pasca banjir, masyarakat Sungai Lulut yang membutuhkan air bersih justru dihadapkan dengan kondisi air yang keruh. Karena itu, PDAM Bandarmasih terus berupaya untuk menangani kondisi ini.

Direktur Operasional PDAM Bandarmasih, H Supian, ST, MT penurunan kualitas air ini disebabkan tercampurnya air baku dengan air gambut sehingga terjadi perubahan struktur air yang cukup drastis, yang mana dalam proses pengolahan air menghasilkan warna yang tidak sesuai dengan harapan.

Air baku yang dimaksud ialah yang berada di depan Intake Sungai Lulut itu sendiri.

“Kalau awalnya air pasang, saat banjir itu air gambut kurang turun, karena dari Sungai Martapura. Sekarang posisi air surut, karena air Martapura yang naik ke lahan gambut ketika surut dia turun jadi dia ini mengikuti. Nah itulah yang terjadi sekarang, kalau saat banjir kemarin justru tidak terlalu masalah karena kualitasnya masih dapat kita olah,” jelasnya.

Namun ia memastikan bahwa air keruh yang didapat masyarakat Sungai Lulut selama beberapa hari ini masih tergolong aman dan layak digunakan.

Untuk pemulihan kualitas air ini, Supian menjelaskan langkah pertama yang akan mereka ambil ialah menginjeksi air baku dengan soda ash.

“Saat ini kamii sudah dapat informasi bahwa pompa telah dipasang, untuk bisa menetralkan kembali air baku yang kita dapatkan saat ini. Mudah-mudahan dengan langkah pertama ini sudah bisa mengembalikan pada kondisi normal,” harapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa hasil dari upaya ini dapat dilihat dalam waktu satu hingga dua hari ke depan, apabila tidak berhasil, maka alternatif berikutnya yang akan mereka lakukan ialah memenuhi kapasitas air baku yang dibutuhkan Intake Sungai Lulut dari IPA 2 Pramuka.

Baca Juga :   MASUK GERBONG ROTASI Empat Kajari di Wilayah Kalsel

Saat ini Intake Sungai Lulut memiliki dua sumber air baku, yakni di depan intake itu sendiri dan satunya lagi di Pramuka. Apabila salah satu sumber sudah tidak bisa dipakai maka otomatis mereka menggunakan sumber yang tersisa. Supian mengakui bahwa tindakan tersebut juga membutuhkan waktu karena harus memperhatikan kesanggupan pipa.

“Harus diperhatikan lagi apakah pipa cukup untuk menambah kesana, kalau ternyata tidak cukup berarti mau tidak mau kita juga harus menambah pipa,” ujar pria yang juga menjadi pembina Klub Panahan itu.

Direktur Operasional PDAM Bandarmasih ini juga menyampaikan permohonan maafnya kepada pelanggan yang mengalami penurunan kualitas air ini khususnya di Sungai Lulut.

“Tim dari PDAM Bandarmasih akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk mengembalikan kualitas tersebut walaupun saat ini baru pasca musibah. Jadi kami mohon maaf kepada pelanggan dan mohon bersabar sebentar karena akan terus kami upayakan pelayanan seoptimal mungkin,” ucapnya.

Saat berita ini diturunkan, pengolahan air di Intake Sungai Lulut sudah berhasil diolah dan kembali normal, hanya tinggal sisa-sisa yang terdapat di pipa dan akan dilakukan flashing. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI
MAFIA BERAS SPHP harus Dibongkar hingga ke Akarnya
KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara
DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:14

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:19

KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terbaru

Perampok menodongkan pistol dan menggasak 13 HP di Kobar tertangkap CCTV. (Foto: Istimewa)

Kalteng

TODONGKAN PISTOL! Perampok Sikat 13 HP

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:10