KELONGGARAN Pengerjaan Proyek Diminta Kadin dan Gapensi Kalsel ke Pemerintah

- Penulis

Minggu, 19 April 2020 - 09:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu proyek konstruksi yang dalam proses pengerjaan.(Foto/Antara)

SuarIndonesia – Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) serta Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) mengharapkan pemerintah tidak kaku dalam pelaksanaan pekerjaan proyek pembangunan agar ekonomi tidak hancur akibat COVID-19.

“Kami dari Kadin maupun Gapensi mengharapkan pemerintah dari tingkat pusat hingga daerah di Kalimantan Selatan bisa menghitung keterlambatan akibat bencana nasional ini. Maka dari itu, pekerjaan yang sudah berjalan diharapkan untuk diberikan kelonggaran dalam waktu pelaksanaannya,” kata Ketua Kadin Kalimantan Selatan yang juga sekaligus Ketua Gapensi Kalsel Edy Suryadi di Banjarmasin, Sabtu (18/4/2020), dikutip dari ANTARA.

Menurut Edy, pandemi Virus Corona baru atau COVID-19 telah berimbas ke segala sektor kehidupan, termasuk buruh, tenaga kerja, dan personel lainnya, sehingga tidak bisa bekerja dan distribusi barang pun terhambat.

“Pengaruhnya paling penting nilai (kurs) dolar AS yang semakin meningkat sehingga barang susah dicari dan naik harganya, mengakibatkan semua sektor kegiatan menjadi terkendala,” katanya.

Untuk itulah Edy mengajak agar sama-sama berhitung kerugian selama wabah Virus Corona yang mengakibatkan sejumlah negara di dunia menerapkan lockdown dan Indonesia dikenal dengan istilah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sejumlah stimulus pun harus dilakukan pemerintah agar ekonomi kembali baik dan bergerak sesuai yang diharapkan bersama seluruh masyarakat.

Baca Juga :   SENGKETA PELAYANAN Ketenagalistrikan Bergulir “ke Meja Hijau” PTUN Banjarmasin

“Saya menginginkan UMKM kita yang dulunya bagus kembali bagus. Kita syukuri apa yang sudah diberikan pemerintah seperti Kartu Prakerja, semoga bermanfaat bagi kita semua,” tandasnya.

Lebih jauh ia menyayangkan ada wacana di kalangan pengusaha agar gaji karyawan tak dibayarkan bahkan Tunjangan Hari Raya (THR) ditiadakan.

“Saya rasa pengusaha harus berpikir jernih, tidak hanya berpikir untuk kepentingan perusahaannya. Tidak ada alasan untuk tidak membayar gaji atau THR walau di dalam situasi ekonomi sekarang. Saya rasa karyawan mana yang tidak peduli terhadap kondisi perusahaannya. Artinya, harus ada solusi terbaik. Misalnya biar dibayar dua kali atau dicicil tiga kali, saya rasa tidak masalah asal ada bentuk tanggung jawab demi kebaikan bersama,” pungkas Edy.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WAMENKO Pangan Luncurkan Kampanye Merdeka dari Sampah
DITERBITKAN Pedoman Kredit Perempuan Bunga Flat 8 Persen
RATUSAN BARANG RAMPASAN Seluruh Kejari se Kalsel Dilelang Serentak untuk Negara
ROTASI – PELANTIKAN Sejumlah Pejabat Struktural Eselon II dan III Lingkup Kejati Kalsel
SEORANG PRIA Lanjut Usia Tergeletak Tak Bernyawa di Siring Pasar Tungging
KEBAKARAN Seorang Penghuni Tak Terselamatkan Terkurung Kobaran Api, Penyebabnya Diduga dari Obat Nyamuk
TNI-POLRI di Banjarmasin Teguhkan Komitmen Jaga Banua
174.791 NARAPIDANA dan Anak Binaan se-Indonesia Terima Remisi HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:21

DPR dan Pemerintah Finalisasi Status-Jumlah Guru PPPK untuk Jadi PNS

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:03

174.791 NARAPIDANA dan Anak Binaan se-Indonesia Terima Remisi HUT ke-81 RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:30

BARESKRIM Polri Ungkap Judol Modus Deposit Pulsa Rp890 Miliar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:22

RUU Perampasan Aset Masih Tunggu Masukan Bermakna Masyarakat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:15

FINALISASI Perpres Ojol 18 Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:02

PRESIDEN Prabowo: Teruskan Program MBG dengan Perbaikan dan Efisiensi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:31

WASPADAI Risiko ISPA Selama Musim Kemarau

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:31

PRESIDEN Prabowo Perintahkan PLN Segera Tutup PLTD

Berita Terbaru


Pemerintah Kabupaten Kobar bersama masyarakat saat melaksanakan shalat Istisqa di halaman kantor Pemkab Kobar, Selasa (18/8/2026). (Foto: Antara/Safitri RA)

Kalteng

SALAT Istisqa Meminta Turun Hujan Atasi Karhutla Kobar

Selasa, 18 Agu 2026 - 21:39

Wamenko Pangan Hanif Faisol Nurofiq saat meluncurkan kampanye “Aksi Bebersih Pemuda-Pemudi Merdeka dari Sampah” di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Banjarmasin, Selasa (18/8/2026). (Foto: Antara)

Kalsel

WAMENKO Pangan Luncurkan Kampanye Merdeka dari Sampah

Selasa, 18 Agu 2026 - 21:32

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca