KEJUARAAN Provinsi Tenis Meja Dibuka, Walikota Ibnu Berharap Atlet Cetak Prestasi Baru

Bagikan :
KEJUARAAN Provinsi Tenis Meja Dibuka, Walikota Ibnu Berharap Atlet Cetak Prestasi Baru

SuarIndonesiaWalikota Banjarmasin, Ibnu Sina menghadiri kegiatan pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tenis Meja Kalimantan Selatan (Kalsel), yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Kompetem, Jalan Kayu Putih Gatot Subroto Timur 3, Kecamatan Banjarmasin Timur, Selasa (9/11/2021) .

Setelah hampir dua tahun tidak melaksanakan pertandingan, kini Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tenis meja se-Kalsel di Banjarmasin.

Kejuaraan yang diikuti oleh 13 Kabupaten/Kota dengan jumlah Atlit sebanyak 60 orang. Pelatih 36 orang dan official 13 orang. Ada 9 nomor yang dipertandingkan yaitu, Tunggal U-18, Tunggal Umum, Ganda Campuran dan Beregu Putra dan Putri, digelar mulai Selasa (9/11/2021) hingga Sabtu (13/11/2021).

 

KEJUARAAN Provinsi Tenis Meja Dibuka, Walikota Ibnu Berharap Atlet Cetak Prestasi Baru (2)

 

Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, mengharapkan melalui Kejurprov 2021 ini bisa menghasilkan para atlet berbakat yang membanggakan Kota Banjarmasin untuk mewakili kejuaraan nasional.

“Melalui kejuaraan ini semoga bisa meningkatkan imunitas para warga, dan mencetak prestasi baru di bidang tenis meja,” ujar H Ibnu Sina.

 

Baca Juga
OPINI WTP KE-8 Diraih Banjarmasin, Walikota Harapkan ke Depan Lebih Baik

 

Ia pun berharap semoga kejuaraan seperti ini bisa dilaksanakan secara konsisten setiap tahunnya guna melahirkan atlit-atlit berbakat.

“Jadi, selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, mudah-mudahan prestasi bisa diraih,” imbuhnya.

 

KEJUARAAN Provinsi Tenis Meja Dibuka, Walikota Ibnu Berharap Atlet Cetak Prestasi Baru (3)

 

Sementara itu, menurut Ketua PTMSI Kalsel, H Muhaimin, ajang ini mempersiapkan atlet tenis meja banua untuk disiapkan menuju Porprov di Hulu Sungai Selatan (HSS) Tahun 2022 mendatang.

“Kejuaraan ini menjadi momentum evaluasi dan persiapan juga bagi pengcab/pengkot. Pasca kejuaraan ini, ada rentang waktu selama satu tahun sebelum Porprov untuk mempersiapkan diri,” ucap Muhaimin.

Kemudian itu, kejurprov ini merupakan bagian dari pembinaan dan program regenerasi, “Maka di Kejurprov ini kita batasi hanya 1 orang yang berusia di atas 38 tahun,” pungkasnya. (SU)

 261 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!