KEBAKARAN Pabrik Bekasi Diduga Berasal dari Ledakan Alat Produksi

- Penulis

Sabtu, 2 November 2024 - 00:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berdasarkan informasi pekerja, petugas damkar menduga kebakaran pabrik di Bekasi karena ledakan alat produksi. Belum ada informasi resmi soal ini, Jumat (1/11/2024). (REUTERS/Ilham Apriyanto)

Berdasarkan informasi pekerja, petugas damkar menduga kebakaran pabrik di Bekasi karena ledakan alat produksi. Belum ada informasi resmi soal ini, Jumat (1/11/2024). (REUTERS/Ilham Apriyanto)

SuarIndonesia — Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat Bekasi Namar Naris mengungkapkan dugaan awal penyebab kebakaran pabrik pakan ternak di Jalan Kali Abang Tengah, Medan Satria, Kota Bekasi pada Jumat (1/11/2024).

Kebakaran tersebut sudah terjadi lebih dari 12 jam dan petugas masih mencoba memadamkannya hingga saat ini. Dugaan awal, kata Namar Naris, didapat berdasarkan informasi pekerja pabrik.

“Karena kan api berasal dari ledakan alat produksi. Jadi itu api menyembur ke mana-mana, deh itu,” kata Namar Naris dikutip CNNIndonesia dari detikNews, Jumat (1/11/2024).

“Tadi info dari karyawannya, kata dia ‘Pak, itu ledakan dari alat produksi’ tidak ada istilahnya mungkin korslet, arus pendek sebagainya, yang dipahami itu alat produksi meledak, gitu,” jelasnya.

Kendati demikian, ia mengaku belum mengetahui pasti penyebab kebakaran tersebut. Namar menekankan penyelidikan menjadi kewenangan polisi.

Terkait pemadaman, ia juga meminta pihak manajemen perusahaan pabrik untuk mengerahkan alat berat. Hal itu dilakukan agar bisa mengurai api yang tertimbun di material seng baja bangunan pabrik yang rubuh.

Sebelumnya, Namar Naris menyatakan kendala mereka memadamkan api adalah bahan pakan ternak yang mudah terbakar serta tertutup seng.

“Kemudian juga, material bahan ternak itu kan, karena bangunan ambruk tertutup oleh baja-baja seng yang ada di atas bahan pakan ternak itu, jadi agak sulit kita, harus diurai pakai alat berat ya,” ucapnya.

“Alat berat gitu, ini kan saya minta usahain, pihak manajemen untuk dikondisikan alat beratnya, supaya kita cepat dalam rangka pemadamannya,” jelas Namar.

Namar Naris juga menyatakan telah menginstruksikan ke pemadam untuk tidak pulang dan berjaga hingga api benar-benar padam.

“Jadi kalau untuk api sudah dilokalisir, cuma memang ada masih di bagian tengah yang memang belum terpadamkan, sedikit, mudah-mudahan, 2-3 jam ke depan bisa kami padamkan langsung pendinginan,” Namar Naris menjelaskan.

Pakan Ternak Terbakar

Kebakaran pabrik di Jalan Kali Abang Tengah, Medan Satria, Kota Bekasi, belum padam. Petugas damkar berfokus memadamkan api dari bahan material pakan ternak yang terbakar.

Petugas damkar mencoba memadamkan api yang membakar material bahan pakan ternak. Api juga membakar sebuah truk container sehingga bagian depan truk hangus terbakar.

Asap hitam tebal membubung tinggi saat proses pemadaman berlangsung. Kabid Pemadaman dan Penyelamatan, Disdamkarmat Bekasi, Namar Naris, mengatakan pihaknya masih fokus memadamkan api di area pabrik.

Dia mengatakan kendala yang dihadapi adalah material bahan pakan ternak yang mudah terbakar dan tertutup tumpukan seng baja sisa puing pabrik.

Baca Juga :   IMIGRASI Surabaya Gagalkan Penjualan Ginjal Ilegal

“Kondisi saat masih dalam proses pemadaman karena banyak material bahan pakan ternak dan tertutup seng baja,” kata Namar Naris sebagaimana dikutip detikNews, Jumat (1/11/2024).

Dia mengatakan, proses pemadaman tidak terkendala dengan pasokan air, melainkan bahan yang mudah terbakar di area pabrik.

“Alhamdulillah untuk air tersedia, cuma pemadaman aja yang agak lama karena tertumpuk bahan baku pakan ternak yang terbakar dan tertutup material seng baja,” ucapnya.

Sebelumnya, kebakaran pabrik di Medan Satria, Kota Bekasi, sudah berlangsung lebih dari 12 jam. Kebakaran tersebut menewaskan 9 pekerja pabrik dan menyebabkan 3 orang lain mengalami luka bakar.

Kebakaran terjadi di pabrik Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (1/11/2024). (dok BPBD Kota Bekasi)

RS Polri Terima 12 Kantong Jenazah Korban Kebakaran Pabrik di Bekasi

Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, telah menerima 12 kantong jenazah korban kebakaran pabrik di Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat. Kantong jenazah itu berisi potongan tubuh korban.

“Kantong jenazah itu berisi potong-potongan tubuh (body part) korban kebakaran,” kata Kepala RS Polri Brigjen Polisi Prima Heru Yulihartono di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, seperti dilansir AntaraNews, Jumat (1/11/2024).

RS Polri telah membentuk tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk melakukan pemeriksaan dan identifikasi jenazah korban kebakaran. Pemeriksaan jenazah melibatkan tim kedokteran forensik, DNA forensik, odontologi forensik, psikologi forensik dan tim antemortem.

Pemeriksaan juga akan melibatkan tim kedokteran forensik dari RSCM/FKUI dan Forensik PDFMI Jaya. “Pemeriksaan akan kita lakukan secara teliti,” ujarnya.

RS Polri juga telah mendirikan posko antemortem untuk menerima data dari keluarga korban yang nantinya dicocokkan dengan data posmortem atau jenazah korban.

“Keluarga korban tengah dalam perjalanan menuju RS Polri,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi Priadi Santoso menyebutkan hingga kini 9 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia akibat kebakaran ini. Jenazah kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati.

“Sampai saat ini ada sembilan yang sudah ditemukan. Itu dari jarak berbeda, ada beberapa ruangan,” katanya.

Selain korban jiwa, kebakaran yang mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka. Salah satu korban luka adalah petugas pemadam kebakaran.

“Dari karyawan tiga dan dari petugas satu,” ujar dia. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERLINDUNGAN HUKUM bagi Media Profesional, Begini Penegasaan Dewan Pers
MENTERI P2MI Mukhtarudin Besok Resmikan Migran Center ULM, Kuliah Umum dan MoU
ROY SURYO-TIFA Segera Dipindahkan ke Rutan Polda Metro Jaya
BERGEMA SENI BUDAYA Dilantunkan Ratusan Peserta di Banjarbaru, Kapolda Kalsel : Ini Komitmen Nyata Polri Menjaga Kearifan Lokal
KOMITMEN LKBH ULM Sebagai Rumah Keadilan bagi Masyarakat dan Aktif Penyuluhan – Pendidikan
TERBONGKAR “Bendahara” Frans Antony, Ratusan Kali Transfer Uang Miliaran Rupiah ke Gembong Fredy Pratama
MEMBARA Rumah Tingkat Dua di Kawasan Jafri Zam-zam Banjarmasin
BURONAN Penipu Bisnis Batu Bara Senilai 7 Miliar Ditangkap, Diserahkan ke Kejari Banjarmasin

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:19

PEMKO BANJARMASIN Dukung Layanan Devisa Bank Kalsel untuk UMKM dan Ekspor-Impor

Senin, 22 Juni 2026 - 19:16

PT Bangun Banua Kalsel Apresiasi Tranformasi Bank Kalsel Menjadi Bank Devisa

Senin, 22 Juni 2026 - 19:14

RESMI LAUNCHING, Gubenur Muhidin Ajak Masyarakat Transaksi Devisa di Bank Kalsel

Senin, 22 Juni 2026 - 19:12

BANK KALSEL Resmi Jadi Bank Devisa, Siap Layani Transaksi Internasional

Senin, 22 Juni 2026 - 19:09

OJK Ingatkan Status Bank Devisa Jadi Tantangan Penguatan Manajemen Risiko

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca