SuarIndonesia – Saat ini tercatat Orang Dalam Pantauan (ODP) 878, Pasien Dalam Perawatan (PDP) 110, dan kasus terkonfirmasi positif terjadi penambahan 21 kasus. Jumlah kasus 572 terdiri dari 437 dalam perawatan, 58 meninggal, dan 77 sembuh.
“Kasus terbanyak Banjarmasin 38,4 persen, Tanah Bumbu 18,36 persen, Barito Kuala 9,2 persen. Kesembuhan pasien dari jumlah yang sembuh 77 tersebut 70,12 persen dirawat di rumah sakit, 29,78 persen yang dirawat karantina khusus,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel, HM Muslim, Jumat (22/52020).
Muslim juga menjelaskan, jumlah spesimen swab yang harus diperiksa Laboratorium BBTKLPP di Banjarbaru sangat banyak.
Semua tidak lepas dari hasil penelusuran petugas di lapangan yang semakin masif.
Hingga saat ini BBTKLPP Banjarbaru sudah menguni kurang lebih 3.000 spesimen swab. “Tersisa yang masih belum diperiksa berjumlah 1.533 spesimen,” jelasnya.
Menurut Muslim pihaknya mengambil langkah dengan melakukan penambahan alat PCR yang dalam dua hari ke depan kemungkinan bisa difungsikan.
Dikatakan Muslim saat ini terjadi pelambatan uji spesimen karena kapasitas pengujian yang masih terbatas.
Ia menyebut saat ini beberapa rumah sakit akan mengaktifkan Test Catrige Molekuler (TCM) jika catrige dan regensia sudah datang.
“Jelang idul fitri ada beberapa hal bahan evaluasi, perlu diantisifasi terjadi potensi peningkatan kasus.
Walaupun dilarang mudik tapi potensi tetap ada, potensi meningkatkan jumlah kasus karena kesempatan bertemu lebih besar dan sering.
Kedua penggunaan alat transportasi umum juga potensi penularan, ke tiga beberapa wilayah screning masih rendah bisa tidak terdeteksi orang tanpa gejala, ke empat tidak menerapkan perilaku pencegahan.
Kami mengibau mematuhi berbagai anjuran pemerintah, termasuk salat ied di rumah, hindari kerumunan, dan jaga jarak,” katanya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















