KASUS BERDARAH di Tanbu, Bos Bangunan Dihabisi dan Pelaku Sepekan Diam se Rumah Bersama Jenazah

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kasus berdarah di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) Kalsel gegerkan warga. Pelaku berinsial M (25) tega habisi bos bangunan berinisial; S (48) dan kasusnya diungkap jajaran Polres setempat

Dikertahui M asal Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur dan S (48), asal Kabupaten Sampang, Jawa Timur, yang dalam pekerjaan sebagai bosnya pelaku.

“Peristiwa itu terjadi di rumah yang mereka tempati bersama di Jalan Pelabuhan SBT, Desa Gunung Besar, Kecamatan Simpang Empat,” kata Kasat Reskrim Polres Tanah Bumbu AKP M Taufan Maulana, pada awak media

Dari introgasi, tenryata tersangka pelaku telah merencanakan pembunuihan dengan telah persiapan senjarta golok.

“Motifnya diduga dipicu rasa sakit hati pelaku karena sering ditegur terkait pekerjaan serta diancam tak dibayarkan upahm” tambahnya, Jumat (20/2/2026).

Dikatakan Kasat, pembunuhan terjadi pada  31 Pebruari dinihari. Sekitar pukul 02.00 Wita, pelaku bangun dan melihat korban masih tertidur kemudian mengambil pgolok dan ketika korban terbangun langsung membacokan senjata tajamnya bagian tubuh, leher korban, wajah, kepala dan leher higga mebuat korban tumbang.

Peristiwa baru terungkap setelah tetangga mencium bau menyengat dari dalam rumah Sabtu (14/2/2026) petang. Saat diperiksa, jasad korban ditemukan dalam kondisi membusuk dan telah dipenuhi belatung.

Baca Juga :   DITEMUKAN TEWAS Pria yang Terjun ke Sungai Martapura, Usai Dikejar Warga Diduga Ingin Curi Helm

Polisi kemudian melakukan OLah TKP sern mengevakuasi jenazah ke RSUD dr. Andi Abdurrahman Noor untuk pemeriksaan forensik.

Pelaku  diamankan pada Senin (16/2/2026) di kawasan Jalan Serongga–Batulicin, Desa Gunung Besar. Disebut Kasat, setelah itu pelaku membunuih, lantas menutupi tubuh korban menggunakan kain sprei dan bantal.

Meski demikian pelaku M tetap berdiam di rumah tersebut dan tinggal bersama jenazah selama sekitar sepekan.

“Saat itu pelaku sudah melarikan diri membawa sejumlah barang milik korban, termasuk uang tunai Rp2 juta, dan surat-surat kendaraan Yamaha Nmax yang akan dijual. Motor korban sempat dijual Rp12 juta dan pmbelinya sudah kami periksa sebagai saksi,” ucap Kasat. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:09

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:52

DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:02

PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca